Sitaro-Waktu Pemungutan suara semakin dekat, tinggal menghitung hari. Para calon legislatif yang berlaga di kontestasi 14 Februari 2024 mendatang, semakin gencar melakukan konsolidasi sosialisasi diri maupun bersama dengan partai politik untuk meraih simpati dan empati bagi masyarakat pemilih di berbagai wilayah maupun dapil masing-masing.
Atribut dan alat peraga lainya mulai bertebaran berjejeran di pasang di sejumlah ruas jalan, bertujuan agar pemilih boleh melihat jelas para caleg dan parpol pengusungnya.
Hal itu juga dilakukan oleh Dr Rivo Manangsang MM, caleg Partai Gerindra untuk DPRD Provinsi Sulut dapil Nusa Utara. Kerja politik sosialisasi konsolidasi selama ini yang dilakukannya mulai membuahkan hasil signifikan. Namanya kini di kenal luas dan menempati hati masyarakat pemilih,baik di Kampung halamannya Sitaro, Sangihe maupun Talaud.
Memiliki karakter yang rendah hati dan hormat pada orang yang lebih tua,ajaran filosofi masyarakat sangihe : “Mesasimbua Wusa”,membuat sosok mantan pamong birokrat senior di Papua ini banyak di kagumi oleh masyarakat di Nusa utara, sehingga sejumlah kalangan berpendapat untuk dapil Nusa Utara partai Gerindra dapat menyumbang Perolehan satu kursi di pilcaleg mendatang, baik karena isu pilpres maupun dengan ketokohan seorang Dr Rivo Manangsang MM.
Dari berbagai komunikasi yang dilakukan Media ini dengan figur yang rendah hati di peroleh pemaparan visi-Misi apabila terpilih Menjadi legislator sulut nanti berikut ulasannya :
A. visi
1, Meningkatkan kualitas Fungsi legislasi , fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan .
2, Menumbu kembangkan kebijakan sinergitas antar alat kelengkapan DPRD.
3, Membangun hubungan yang harmonis lembaga DPRD , Pemerintah daerah dan Forum Muspida.
4, Meningkatkan Partisipasi publik dalam setiap proses pengambilan Keputusan di DPRD.
5, Meningkatkan Komunikasi efektif dengan semua unsur masyarakat guna peningkatan kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah .
B, Misi
Mendukung Kualitas Peningkatan tupoksi DPRD , Pembenahan Reformasi birokrasi SDM, Pemberlakuan sistiem digitalisasi keuangan yang terkoneksi dan terpantau , menghidari prilaku korupsi dalam Pengelolaan Seluruh potensi SDA,untuk Kemakmuran masyarakat sulawesi utara secara adil dan merata serta berkelanjutan melalui efektifitas pelaksanaan fungsi legislasi Anggaran yang adil dan Pengawasan DPRD.
Selain visi-Misi diatas,Dr Rivo Manangsang berpendapat masalah etika bagi seorang legislator maupun para birokrat merupakan hal yang sangat penting dan Mendasar perlu mendapat perhatian karena hal ini harus menjadi ciri khas seseorang pemimpin. “Sebab gerakan pembenahan di mulai dari diri kita sendiri, baik masyarakat maupun pemimpin,” Ujarnya.
Selanjutnya kedepan kata Dr Rivo Manangsang, bagi masyarakat Nusa Utara harus memiliki politik anggaran yang adil dan merata dalam ekonomi maupun kebijakan.
“Terus terang saya melihat ada ketimpangan untuk hal itu, termasuk penempatan birokrasi prosentasinya kecil di Pemprov sulut padahal SDM kita dari Nusa Utara kualitas nya bagus,” Ungkap Dr. Rivo.
Hal lain juga termasuk kebijakan ekonomi kita di Nusa Utara, jauh dari istrument pengembangan ekonomi nasional padahal memiliki potensi wisata dan laut yang bisa di kembangkan dan di kelola.
“Ingat Nusa Utara adalah serambi di bibir pasifik harus ada pengembangan kawasan ekonomi terpadu semisal otorita Batam,” Pungkas Dr Rivo Manangsang. (heri)







