Tahuna – Upaya pemerintah dalam memnuhi kebutuhan masyarakat soal internet terus diupayakan semaksimal mungkin dalam rangka memaksimalkan jaringan internet dalam masa perbaikan kabel bawah laut oleh BAKTI. ini poin penting dalam kordinasi perbaikan Partial Cut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna –
Melonguane.
1. Masa krusial perbaikan partial cut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna – Melonguane pada tanggal 16-24 April 2026 selama maksimal 9 hari;
2. BAKTI telah melakukan Optimalisasi Akses Internet dari sisi kapasitas layanan yang tersebar sebanyak 106 titik di Kabupaten Kepulauan Sangihe, 49 titik di Kabupaten Kepulauan Sitaro pada layanan publik;
3. BAKTI dimohon dapat melakukan koordinasi kepada pihak-pihak terkait terhadap isu publik yang simpang siur yang dapat menimbulkan kepanikan di masyarkat terdampak, untuk itu arahan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital melalui Direktorat Pengendalian, BAKTI dapat bersurat ke Ditjen KPM dan Kepala Biro Humas untuk turut membantu penyampaian informasi kepada publik;
4. Ditjen KPM mengusulkan key messages terhadap rencana perbaikan partial cut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna – Melonguane yaitu, antara lain:
– Perbaikan Terencana;
– Gangguan Bersifat Sementara dan Terkendali;
– Layanan Publik Prioritas Tetap Terjaga;
– Seluruh Pemangku Kepentingan Bergerak Bersama;
– Transparansi dan Komunikasi Terbuka.
5. Perlu dilakukan mitigasi dan mengklasifikasikan urgensitas terhadap pemberian layanan internet, seperti halnya ujian Tes Potensi Akademik SD dan SMP yang wewenangnya ada di Kabupaten/Kota diusulkan dapat menyesuaikan jadwalnya agar tidak berbarengan dengan rencana perbaikan partial cut sehingga layanan yang masih tersedia dapat dialihkan yang lebih urgent seperti halnya pada layanan ground to ground yang ada di Bandara , serta layanan publik lainnya;
6. Kabupaten Kepulauan Sangihe telah memiliki internet satelit (starlink) untuk mengantisipasi blackout selama 9 hari, diharapkan perlu adanya penyampaian informasi progres ke masyarkat hari per hari. Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap untuk kabel putus tidak terjadi kembali di tahun-tahun selanjutnya. Berkaitan dengan rencana Tes Potensi Akademik Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak merubah jadwal tetap terjadwal pada tanggal 6 – 16 April 2026, untuk itu dapat diantisipasi dengan menyediakan 100 unit starlink pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mengcover ujian Tes Potensi Akademik SD dan SMP;
7. Kabupaten Kepulauan Sitaro berharap dukungan Kementerian Komdigi, Dinas Provinsi Kominfo serta para pihak juga turut mensosialisasikan perbaikan partial cut ini (publikasi bersama), selain hal tersebut Kabupaten Kepulauan Sitaro meminta untuk Akses Internet BAKTI diberikan peningkatan kapasitas selama perbaikan berlangsung, Kabupaten Kepulauan Sitaro mengusulkan sebaiknya perlu juga duduk bersama dengan jajaran pihak-pihak terkait (TNI,POLRI,PLN, BASARNAS,dll) hal ini berkaitan dengan isu hankam pada wilayah kedua Kabupate yang kepulauan dan berada diperbatasan, lalu perlu juga segera melakukan perbaikan segmen Manado – Ondongsiau sehingga tidak bergantung pada segmen Tahuna – Melonguane;
8. Berkaitan dengan backup pada operator masih dalam proses mapping untuk ketersediaan backup nya, hal ini sedang dilakukan oleh Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital.
9. BAKTI berkomitmen akan menyampaikan progres perbaikan tersebut per hari untuk dapat diketahui bersama-sama selama proses perbaikan hingga selesai dan go live kembali serta mengawal terkait jadwal yang sudah disepakati. BAKTI juga telah melakukan peningkatan kapasitas Akses Internet BAKTI sampai dengan 200 Mbps yang tersebar pada layanan publik di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro;
10. Perlu adanya komunikasi pada tingkat provinsi Sulawesi Utara, hal ini berkaitan dengan beberapa hal yang kewenangan yang ada pada level provinsi salah satunnya kewenangan laut. Selanjutnya untuk sosialisasi pada level Kabupaten dapat dilanjutkan oleh masing-masing Pemerintah Kabupaten. Namun tetap diperlukan rapat koordinasi terkait dengan titik backup 30% agar diketahui titiknya dimana saja dan dapat dipetakan oleh kedua Pemerintah Kabupaten. (**)
![]()









