Minahasa-Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Dano Warouw, SE. M. Si menyampaikan Pasar tradisional merupakan salah satu tempat pariwisata dikarenakan banyak orang berkunjung, belanja serta ingin mengetahui jenis bahan dan barang yang sebagian pedagang tidak mengetahuinya.
Hal itu di katakan Kadis Perdagangan Dano Warouw, kepada media ini bertempat di ruang kerjanya, Selasa (04/06/2024).
Dijelaskannya, pasar mempunyai daya tarik tersendiri bilamana kawasan itu bersih dan para pedagang mengikuti aturan yang ada.
“Jika pasar bersih akanĀ menarik perhatian banyak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi dan berbelanja.” Ucap Warouw.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan: Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
- Terpilih Secara Resmi Pimpin Partai Hanura Sulut, Ade Saerang : Partai Hanura Bukan Partai Kecil, Partai Hanura Akan Bangkit Di Sulawesi Utara!
Lanjut dikatakannya, para pedagang di mintakan untuk berdagang di tempat yang sudah di tentukan jangan di pilah-pilah, agar tidak menghambat jalan supaya akses keluar masuk kendaraan maupun orang berjalan merasa nyaman.
“Nah, berulangkali sudah mengingatkan kepada pedagang dalam pertemuan sosialisasi marilah mengikuti aturan.” Ujar Waraow.
Bagi pedagang yang menggunakan tenda kata Warouw, baiknya diseragamkan agar tidak kelihatan warna warni.
“Ini juga salah satu upaya agar pasar di lihat enak di pandang, sehingga para pedagang dan pengunjung merasa beta ketika beraktivitas jual beli di pasar,”Tutup Warouw. (Ronny)








