Minut-Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang disebut akan berlangsung serentak di berbagai kota di Indonesia menuai perhatian serius dari aktivis Minahasa Utara, William Luntungan.
Gelombang demonstrasi yang dipicu oleh kekecewan terhadap sejumlah anggota DPR dan isu-isu nasional belakangan ini diprediksi akan melibatkan ribuan mahasiswa.
Menyikapi hal ini, Luntungan menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak setiap warga negara, namun harus tetap dilakukan secara damai dan tertib.
“Saya sebagai masyarakat Minahasa Utara mendukung aksi mahasiswa. Silakan berdemo, tetapi jangan merusak fasilitas umum, karena yang akan rugi adalah rakyat sendiri. Fasilitas itu dibangun dari pajak,” tegas Luntungan saat ditemui, Minggu (31/8/2025).
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Baca :Miras Picu Kekerasan, Polres Minut Kerahkan Patroli dan Razia Wilayah Rawan
Ia menilai aksi massa justru akan kehilangan makna bila diwarnai tindakan anarkis seperti penjarahan, pembakaran, atau perusakan fasilitas publik.
“Jangan sampai tujuan mulia menyuarakan aspirasi rakyat justru berubah menjadi kerugian sosial dan ekonomi bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Lebih jauh, Luntungan mengingatkan potensi hadirnya penyusup atau provokator yang sengaja memanfaatkan momen unjuk rasa untuk menimbulkan kerusuhan.
“Saya imbau para mahasiswa untuk berhati-hati terhadap penyusup yang mencoba mengacaukan aksi. Jangan sampai persatuan dan kesatuan bangsa ini terganggu hanya karena ulah segelintir orang,” tambahnya.
Luntungan berharap rencana aksi serentak ini bisa menjadi momentum penyampaian aspirasi rakyat secara beradab.
“Aksi damai yang tertib akan membuat suara mahasiswa didengar dan dihormati. Sebaliknya, jika terjadi kerusuhan, yang dirugikan justru rakyat sendiri,” tegasnya. (T3)






