Kotamobagu-Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., memimpin langsung Rapat Evaluasi Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Kotamobagu yang digelar di ruang kerja Walikota, Rabu (11/06/2025).
Rapat tersebut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Adnan, S.Sos., M.Si., serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD di lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu.
Dalam keterangannya usai rapat, Plh. Sekda Kota Kotamobagu, Adnan, menjelaskan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk meninjau potensi, target, dan realisasi PAD yang telah dicapai hingga pertengahan tahun.
“Tadi dilaksanakan kegiatan Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah, yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kotamobagu. Evaluasi ini untuk melihat potensi, target, dan realisasi yang dicapai,” ujar Adnan.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme seluruh OPD bahwa target PAD tahun 2025 dapat tercapai secara maksimal.
“Dengan melihat potensi yang ada, semua Perangkat Daerah Kota Kotamobagu menargetkan PAD tahun 2025 dapat tercapai 100 persen di akhir tahun ini. Mudah-mudahan ini dapat tercapai, karena ini sangat penting untuk membantu dalam proses Perubahan APBD nanti. Apalagi, APBD tentu ada defisit, dan salah satu yang membantu menutupi defisit adalah PAD,” jelasnya.
Wakil Wali Kota Kotamobagu juga mendorong seluruh OPD pengelola PAD untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengoptimalkan potensi PAD. Hal ini mencakup baik dari sisi teknis pengembangan objek maupun peningkatan efektivitas dalam pemasukan PAD.
“Pak Wakil Wali Kota Kotamobagu juga mengharapkan agar semua OPD pengelola PAD untuk lebih meningkatkan kreativitas, inovasi, baik terkait teknis peningkatan obyek dan potensi PAD maupun teknis pemasukan PAD, guna meningkatkan realisasi PAD setiap tahun. OPD diminta kreatif, inovatif, meningkatkan pelayanan tetapi tidak membuat masyarakat kesulitan. Dengan sarana dan prasarana yang ada, OPD juga diminta tetap semangat dalam melakukan pengelolaan PAD dengan baik dan transparan,” pungkas Adnan. (*/Midi)








