Sulut – Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi dalam kunjungannya Ke Sulawesi Utara, Kamis (12/3/2020) bertempat Di Kantor Gubernur mengatakan kalau di Provinsi Sulut pengelolaan terkait Dana Desa tidak ada masalah, apalagi yang terstruktur, Sistematis dan Masive.
“Penyalah gunaan menurut Laporan dan Data yang kami punya itu masih bisa “dimanage” dalam pengertian bisa dibereskan dan dibina. Kalaupun ada itu hanya sebatas ulah oknum-oknum saja,”ujar Budi .
Menurut Budi di Sulut anggaran Dandes untuk Lima Tahun kemarin saja sudah sudah empat setengah triliyun, dan Tahun ini hampir mendekati enam triliyun sudah mengucur ke seluruh Desa di Sulawesi Utara sekitar 1522 Desa.
“Kedepan untuk semua Desa yang ada di Sulut untuk bisa Mandiri, dan itu perlu kita dorong,” ucap Budi.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Ditambahkannya untuk Lima (5) Tahun kedepan sudah ada sekitar 100 sampai dengan 150 Desa Mandiri yang ada di Tanah Nyiur Melambai ini. (*/JM)







