Manado – Walikota Manado Andrei Angouw, Sabtu (17/07/2021) kembali turun lapangan melihat situasi dan kondisi anak sungai dan parit di beberapa lokasi di Tikala Kecamatan Wenang yang sering terjadi luapan air jika terjadi hujan lebat.

Dalam kunjungan tersebut, Walikota Manado di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Jhon Suwu, Camat Wenang Deasy Kalalo.

- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Dari hasil kunjungan lapangan ini, sangat jelas bahwa sebagian besar saluran air terutama parit dan drainase tidak mampu lagi menampung debet air yang cukup besar. Selain parit dan anak sungai mengecil, juga disebabkan Drainase dan parit-parit dipenuhi banyak sampah.

Dikatakan Walikota, keadaan inilah yang membuat air didalam parit dan drainase yang tersumbat bukan lagi melalui drainase dan parit tersebut tetapi keluar ke jalan di lorong-lorong dan menggenangi beberapa ruas jalan protokol.

“Semua hasil dilapangan ini tentunya menjadi bagian kajian dan analisa dalam rangka pembuatan program penanggulangan banjir kedepan,” Ujar Walikota Andrei.
Sebelumnya, Jumat (16/07/2021) saat hujan berjam-jam membuat ruas jalan di Kota Manado tergenang air, dan meluap ke jalan-jalan. Dikecamatan Tikala sendiri jika terjadi hujan, air meluap sampai keseputaran pom bensin Tikala. (JM)








