Tomohon-Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, SH, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Pemerintah Kota Tomohon, unsur Forkopimda, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Caroll Senduk membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berperan menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga relevan sebagai landasan dalam menciptakan perdamaian dunia yang berkelanjutan.
- Bakal Digelar Besok! DPRD Sulut Agendakan Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Tahun 2025
- Pimpin Upacara Momentum Nasional dan Daerah, Plt Bupati Titip Pesan Optimistis Kepada Generasi Muda Sitaro
- Bupati FDW Hadiri Ibadah Minggu Bersama di Jemaat GMIM Betlehem Ranomea Amurang Timur
Dalam pidato itu disebutkan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menyatukan Indonesia di tengah keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis. Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik, Pancasila menjadi jangkar moral yang menjaga arah perjalanan bangsa.
Selain itu, Indonesia juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Melalui politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus berkontribusi dalam berbagai upaya perdamaian, termasuk melalui pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik regional, serta perjuangan menegakkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penindasan.
Pidato tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi simbol atau slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kepada para menteri dan kepala daerah, disampaikan pesan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan selalu berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta mampu menjawab kebutuhan rakyat tanpa meninggalkan kelompok-kelompok yang rentan.
Di akhir pidato, seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan, serta terus menumbuhkan semangat kemanusiaan sebagai modal utama membangun Indonesia yang maju dan damai.
Turut hadir dalam upacara tersebut Ketua DPRD Kota Tomohon, Ferdinand Mono Turang, perwakilan Polres Tomohon, perwakilan Kodim 1302/Minahasa, perwakilan Kejaksaan Negeri Tomohon, perwakilan BIN Tomohon, Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring, bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon serta ASN se-Kota Tomohon.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kota Tomohon menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. (*/Bert)








