Manado – Melihat curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini, Wali Kota Manado Andrei Angouw memantau langsung wilayah yang sering terjadi banjir akibat luapan air hujan dari selokan.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan program normalisasi sungai dan anak sungai, serta drainase dan parit-parit yang selama ini sedang dilakukan.

Di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Johny Suwu, Wali Kota pilihan rakyat Kota Manado ini, mulai memantau dari di SMP Negeri I Manado yang berada di Kelurahan Lawangirung. Di sini Wali Kota melihat kelayakan bangunan sekolah dan selanjutnya berjalan kaki melihat drainase di seputaran SMPN I.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis

Dikatakan Wali Kota, progress dari program dilapangan ini selalu dipantau, didiagnosa untuk pengambilan langkah-langkah selanjutnya.
“Manado harus bersih dan Manado harus bebas banjir supaya masyarakat hidup tenang dan nyaman dan tidak dihantui luapan air atau banjir apabila hujan lebat,”Ujar Wali Kota, Rabu (03/11/2021).

Pada kesempatan itu, Wali Kota menghimbau seluruh masyarakat Kota Manado tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang sedang terjadi saat ini. Selain itu, tentunya juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Warga di harapkan dapat bekerjasama dengan pemerintah dengan menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan,”Ucap Wali Kota.

Usai melakukan pemantauan di SMP Negeri 1 Manado, Wali Kota Manado mengunjungi SMP Negeri 2 di Perkamil untuk melihat kondisi Sekolah dan juga memantau aliran sungai Bailang yang berada di kelurahan Singkil Dua Lingkungan V Kecamatan Singkil. (Mal)








