Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw mengatakan, Pemprov Sulut telah bertindak cepat memfasilitasi warganya yang terdampak kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua beberapa waktu lalu dengan mengirimkan tim ke lapangan untuk menyalurkan bantuan yang diperlukan pengungsi.
“Tadi Pak Kaban Kesbangpol, Karo Pemerintahan dan Kepala BPBD Sulut sudah melaporkan bahwa puji Tuhan semua warga Sulut di Wamena dalam keadaan aman, sehat dan tentram,” kata Wagub Kandouw di ruang kerjanya, Selasa (8/10/2019).
Kandouw menyebut bantuan yang diberikan kepada warga Sulut berupa bantuan makanan dan minuman dam lainnya.
“Itu sudah didistribusikan, untuk bantuan lainnya seperti bantuan natural dan keuangan semua sudah dicover,” beber Kandouw.
- Regulasi Pembatasan Gawai Untuk Siswa, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Schramm Berikan Apresiasi Kepada Gubernur Yulius Selvanus
- Evaluasi Kinerja Triwulan 1, Komisi IV DPRD Sulut Hearing Dengan Dinas Pendidikan Daerah
- Hadirkan Listrik Tanpa Kedip, PLN Sukses Kawal Kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Pulau Miangas Sulawesi Utara
Tak hanya itu, Lanjut Kandouw, sesuai perintah Gubernur Olly Dondokambey, tim juga akan kembali ke Wamena dalam waktu dekat ini untuk mengangkut warga Sulut yang ingin pulang ke kampung halaman di Sulut.
“Akan dibantu lewat pesawat Hercules, mungkin 167 orang Sulut yang akan pulang ke Manado. Khusus warga Sulut pihak TNI AU berikan gratis, jadi tidak ada masalah,” ucap Kandouw.
Kandouw juga meminta kepada warga Papua yang ingin menimba ilmu di Sulut agar tidak perlu khawatir.
“Kami menyambut baik. Tetap kita satu keluarga ciptaan Tuhan. Silahkan kembali melanjutkan studi kalian di sini, tak ada dendam diantara kita. Orang Papua yang ada di Sulut boleh anggap kampung halaman sendiri. Jadi tak usah ragu berada di Sulut,” tutup Kandouw. (*/JM)






