Manado- Pembukaan Dies Natalis SMA Negeri 1 Manado berlangsung meriah. Kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw semakin menyemarakkan acara yang digelar Selasa (20/8/2024).
Wagub mengapresiasi SMAN 1 Manado yang sejak dulu boleh dikatakan sebagai salah satu ikon Kota Manado.
Dia mengungapkan di Sulawesi Utara untuk lulusan sarjana hanya 15 persen dari total penduduk. Lulusan SMA 25 persen, sementara lulusan SMP capai 60 persen.
“Jadi anda-anda semua harus berbangga sampai di (jenjang) SMA. Anak-anak harus tunjukkan prestasinya,” ujar Wagub. Steven Kandouw.
- GMIM Moria Kolongan Rayakan HUT ke-174 dengan Ibadah Syukur, Kejuaraan Moriko Cup 2026 Sukses Digelar
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
Mengutip kata bijak dari seorang tokoh dunia, Nelson Mandela, Steven Kandouw salah satu alat yang bisa mengubah dunia adalah pendidikan.
“Bagaimana pentingnya pendidikan bisa mengubah dunia, mengubah keluarga anda, dan mengubah pribadi anda,” tukasnya.
Meski begitu dia pun mengingatkan bahwa mendidik pikiran tanpa mendidik hati adalah bencana. Wagub menyebut ini relevan dengan keadaan sekarang di era teknologi.
“Orang pintar boleh tapi orang baik itu mutlak. Didik pikiran juga didik hati,” pesan Steven Kandouw.
Lebih jauh dia mengucapkan selamat merayakan Dies Natalis ke 64 untuk keluarga besar SMAN 1 Manado. Di berharap status sebagai salah satu ikon Manado terus dijaga. Para pelajar pun diingatkan untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang menjadi penyakit di masyarakat. Di antaranya narkoba, judi online hingga pinjaman online.
Kepala Sekolah SMAN 1 Manado, Jemmy Jeremias, mengatakan Dies Natalis tahun ini mengangkat tema Generasi muda hebat, pilar generasi bangsa.
Serangkaian kegiatan siap digelar, di antaranya lomba bola basket, voly dan karate SMA/SMK se-Sulut. (Redaksi)








