Sulut,-Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Drs. Steven Kandouw menghadiri Ground Breaking Sentra Komunitas”Nexus” di Community Nexus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Minahasa Utara (Minut), Kamis (15/8/2024).
Kesempatan itu, Wagub Kandouw menjelaskan, Sulut adalah Provinsi yang kondisi fiskalnya bukan seperti Provinsi lain. Kalimantan Timur misalnya, yang belasan Triliun, Sulutnya hanya 4 Triliun saja. Begitu juga Minut, cela fiskalnya tidak banyak.
“Tapi, tetap kita memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan kita infrastruktur yang ada disini (KEK Likupang-red). Total-total kalau digabung dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, hampir mencapai 400 Miliyar, akses jalan dan lainnya. Karena kita percaya bahwa KEK ini akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sulut,” ungkap Wagub Kandouw.
Meski dengan segala keterbatasan yang ada, kata Wagub Kandouw, Pertumbuhan Ekonomi Sulut lebih tinggi dari Nasional.
- Hearing Komisi III DPRD Sulut : Warga Tuntut Akses Jala Baru Dapat Digunakan, PT MSM Janji Perbaiki Jalan Eksisting Milik BPJN
- Bupati FDW Pimpin Rapat Bersama Forkopimda Minsel, Bahas Berbagai Isu Terkini
- Momen Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Jam Operasi Listrik Pulau Paku Menjadi 18 Jam: Dorong Ekonomi Kepulauan di Morowali
“IPM (Indeks Pembangunan Manusia) the best se Pulau Sulawesi, kemiskinan kita paling rendah, penciptaan lapangan pekerjaan kita paling tinggi, cuman kalah dengan Sulteng. Kita berkomit dengan segalah keterbatasan kita. Ide, harapan, cita-cita selalu kita suport,” katanya.
Muda-mudahan, lanjut Wagub Kandouw, Ground Breaking Sentra Komunitas”Nexus” di Community Nexus KEK Likupang ini menjadi batu loncatan untuk hal yang lebih besar.
“Saya optimis. Untuk itu, walaupun kita tertatih-tatih kita berupaya supaya parameter dari Dewan KEK Nasional kita berusaha penuhi,” sebutnya.
Wagub Kandouw juga berharap, terkait dengan KEK, masyarakat dapat melihat mana yang baik, mana yamg tidak.
“Sekarang banyak sekali yang toxic People. Semua di bilang jelek kalau ada yang boleh dihalang-halangi kenapa tidak dihalangi. Tapi, saya percaya kita di KEK Likupang ini berjiwa besar, dengan ada komunikasi yang baik, pasti ada jalan keluar,” tandasnya. (*/J.Mo)






