Minut- Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw menghadiri Ibadah Agung Hari Pantekosta BODSDAG GPdi Sulawesi Utara yang digelar di Pentecostal Camping Ground (PCG) Pinilih Klabat, Minahasa Utara, Senin (20/5/2024).
Wagub Kandouw menyampaikan rasa syukur boleh beribadah bersama jemaat GPdi di Sulut, terlebih mendengarkan khotbah yang menguatkannya dalam tugas tanggungjawabnya. “Saya merasa dikuatkan untuk jangan pernah lelah bekerja di ladang Tuhan,” katanya.
Wagub Kandouw mengungkapkan lima gereja terbesar di Indonesia. Dia berharap dalam beberapa tahun kedepan akan ada rumah ibadah yang tidak kalah besar di Sulawesi Utara.
Dirinya mengapresiasi keberadaan Pentecostal Camping Ground (PCG). Menurutnya pembangunan PCG perlu melibatkan kontultan berbasis gereja sehingga landscapenya dapat diatur sebagaimana mestinya.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Wagub Kandouw mencontohkan pembangunan gereja di Amerika yang juga menyiapkan tempat untuk mengasah kemampuan anak-anak muda. Juga tempat healing bagi keluarga atau rumah tangga yang memiliki masalah.
“Kita berupaya bersama-sama agar tempat ini menjadi ikon tidak hanya di Sulawesi Utara tapi juga GPdI di Indonesia,” tuturnya.
Lebih jauh, Wagub Kandouw yang dalam tugas pelayanan di BPMS GMIM dipercayakan sebagai Wakil Ketua Sumber Daya dan Dana, juga mengingatkan tentang pengelolaan anggaran gereja.
“Kita harus mengelola anggaran gereja kita dengan aksestabilitas, akuntabilitas, juga ketepatan dalam mengelola dana gereja,” pesan Wagub.
Sebelum menutup sambutannya, Wagub Steven menyampaikan pesan yang tertuang dalam bacaan Alkitab Galatia 5 : 22-23 yang berbunyi : 5:22 Tetapi buah Roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Hadir Pengurus Majelis Daerah GPdi Sulawesi Utara serta jemaat GPdI dari berbagai daerah di Sulut. (*/J.Mo)






