Sulut-Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw membuka kegiatan Indonesia Medical Expo dan Health Tourism 2023, di Mantos 3, Jumat (4/8/2023).
Dihadiri Mantan Menteri Kesehatan RI Prof dr Terawan Agus Putranto, Dirjen Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM dan Ketua Persi Sulut Dr dr Jimmy Panelewen.
Dalam sambutannya, Wagub Kandouw mengatakan, semua ini karena berkat Tuhan kita semua bisa hadir di Indonesia Medical Expo dan Health Tourism.
“Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah meningkatkan indeks pembangunan manusia yang indikator angka harapan hidup. Karena itu pelayanan kesehatan harus ditingkatkan,” kata Wagub.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
Wagub menyebutkan di Provinsi Sulut Kota Tomohon angka harapan hidup paling tinggi se-Indonesia.
“Ini menjadi impian, ikhtiar dan target kita pelayanan kesehatan harus ditingkatkan.Pelayanan kesehatan mempunyai efek luar biasa dalam kehidupan. Bahkan di ekonomi, seperti medical tourism dan wellness tourism,” kata Wagub.
Selain itu kata Wagub Kandouw, Sulut memiliki penduduk 2,7 juta jiwa. Hanya satu persen dari penduduk Indonesia 270 juta jiwa.
“Sulut diberkati Tuhan walaupun kecil di ujung utara tetapi menjadi tujuan daerah lain baik dari Maluku, Papua, Gorontalo, Kalimantan untuk berwisata dan berinvestasi. Ini dikarenakan Sulut rukun, aman dan mampu berdampingan dengan siap saja sehingga menjadi tujuan medical tourisme,” kata Wagub.
Karena itu, Wagub Kandouw berterima kasih kepada panitia telah melaksanakan kegiatan ini. Sebab kegiatan ini memberikan multi efek.
“Kita harus saling mendukung. Terima kasih kepada Prof Terawan yang datang di Sulut. Semua harus memiliki mindset seperti Prof Terawan harus ada inovasi karena kompetisinya sudah lebih ketat,” kata Wagub.
Wagub Kandouw juga mengundang investor untuk berinvestasi di bidang kesehatan.
“Kebijakan pak Gubernur, membangun rumah sakit tidak perlu menunggu Amdal dan IMB bangun dulu. Nanti menyusul Amdal dan IMB khusus investasi kesehatan,” pungkasnya. (*/J.Mo)








