Gorontalo-Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menginstruksikan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Provinsi Gorontalo, untuk menggunakan kembali jilbab bermotif karawo dan upiah karanji.
Hal ini menjadi salah satu penyampaian penting Idah, saat mendampingi Gubernur Gusnar Ismail pada Apel Perdana bersama ASN dan PPPK, di Halaman Rujab Gubernur, Senin (3/3/2025).
“Saya memberikan jangka waktu yang cukup panjang, mari kita kembalikan lagi penggunaan upiah (kopiah) karanji untuk laki-laki dan juga jilbab karawo untuk perempuan. Saya yakin kalian semua punya itu di rumah,” kata Idah.
Menurut mantan Anggota DPR RI Komisi VIII menggunakan kembali jilbab karawo dan upiah karanji, juga menjadi salah satu cara untuk mendukung dan melestarikan UMKM lokal. Pemerintah juga mempunyai banyak program-program pengembangan kepada masyarakat untuk pelestarian UMKM di daerah.
- Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
“Jadi pertanyaannya untuk apa ini kita gunakan lagi? Untuk menguntungkan para pelaku UMKM. Bangga kita menggunakan produk lokal, bangga kita menggunakan kearifan lokal,” tandasnya.
Dalam apel perdana itu Gubernur Gusnar dan Wagub Idah juga menyerahkan santunan kematian dari Dewan Pengurus Korpri dan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo. Santunan diberikan kepada ahli waris ASN Pemprov Gorontalo yang meninggal dunia. (*)








