Palu-Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, selaku Ketua Tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Morut, menghadiri rapat kordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Rakor ini mengambil tema ‘Gerak Cepat Penurunan Kemiskinan Ekstrem Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju.’
Rapat yang berlangsung selama dua hari itu, dibuka Wakil Gubernur (Wabup) Sulteng, Drs Ma’mun Amir, di kantor Bappeda Sulteng di Palu, Kamis (13/6/2024).
Rakor tersebut diikuti Ketua TKPKD tingkat provinsi, ketua TKPKD kabupaten/kota, para Kepala Bappeda/Bappelitbangda, pimpinan perguruan tinggi di Palu, Kepala BPKP Sulteng, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Kepala BPS Sulteng serta undangan lainnya.
Kegiatan itu ditandai pula dengan penyerahan dokumen rencana aksi tahun 2024 dan dokumen laporan penanggulangan kemiskinan daerah tahun 2023 dari Ketua TKPKD Kabupaten/Kota kepada Wagub selaku Ketua TKPKD Provinsi Sulteng.
Wagub Ma’mun Amir, dalam sambutannya, mengatakan, pada 2024 ini Pemprov Sulteng berkomitmen untuk mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem.
Untuk mewujudkan target tersebut, perlu sinergi dan kolaborasi antar instansi pemerintah, swasta, BUMN, dan seluruh elemen masyarakat, termasuk di tingkat desa.
“Sekarang banyak sekali perusahaan besar yang berinvestasi di Sulteng. Sisihkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan untuk mengatasi kemiskinan. Itu tanggung jawab mereka (perusahaan) juga,” ujarnya.
Selain itu, Dana Desa (DD) juga bisa diarahkan untuk program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Pemda punya kewenangan untuk mengarahkan penggunaan DD tersebut.
“Program pengentasan kemiskinan ini tidaklah mudah dan membutuhkan partisipasi, serta kolaborasi dari semua pihak,” tambah Wagub Ma’mun Amir. (MCDD/NAL)












