Bitung, Redaksisulut – Dalam rangka melihat dari dekat persiapan pelaksanaan Pilkada, Komisi I DPR Sulut kunjungi Kota Bitung. Selasa, (4/2/2020).
Kunjungan rombongan legislatif Provinsi yang di pimpin Ketua Komisi Vonny Paat ini diterima Wakil Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM, Sekda, Audy Pangemanan , Asisten I Frangki Ladi, Asisten III Youke Senduk, Kaban Kesbangpol Oktavianus Tumundu dan sejumlah kepala Perangkat Daerah serta para Camat.
Dalam sesi dialog ada pertanyaan dari anggota Komisi I Winsulangi Salindeho tentang status sejumlah orang yang tidak memiliki status kewarganegaraan dimana warga Sangihe-Philipina (SaPi) apakah bisa mengikuti pemilihan pada Pilkada nanti atau tidak?.
Sementara itu Fabian Kaloh yang juga anggota Komisi I mengatakan sangat mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu Bitung atas suksesnya pelaksanaan Pileg dan Pilpres pada waktu lalu.
- Camat Kauditan Vilma Anthonie Serukan Pilhut Sejuk, Beda Pilihan Jangan Jadi Pemicu Perpecahan
- Semarak HUT ke-62 Sulut, Antar-SKPD Adu Sportivitas Lewat Futsal, Voli dan Kasti
- Lantik 36 Kades Terpilih Periode 2026 – 2034, Bupati Delis : Pilkades Telah Selesai, Mari Bersama Membangun Desa Tanpa Ada Perbedaan
“Kunjungan kali ini kami hanya ingin memastikan, apakah anggaran pelaksanaan Pilkada nanti bisa berjalan sebagaimana mestinya dengan anggaran yang hanya sekitar Rp 44 Miliar. Karena sebagai perbandingan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) saja sudah Rp 55 Miliar, apalagi KPU dan Bawaslu Provinsi yang mencapai Rp 350 Miliar.” Katanya.

Ia juga mengatakan bahwa “Sangat Prihatin dengan turunnya angka partisipasi pemilih padahal pada Pilwako sebelumnya mencapai 166.505 pemilih. Apa penyebabnya? padahal yang kita tahu jumlah penduduk itu setiap waktu bertambah”. Katanya.
Hal ini ditanggapi Wakil Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM dan menjelaskan soal warga tanpa kewarganegaraan dan menurunnya jumlah pemilih.
“Untuk warga tanpa kewarganegaraan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemenkumham dan sampai sekarang ini sudah ada 461 warga yang sebelumnya tanpa status kewarganegaraan kini mendapatkan kewarganegaraan dan untuk menurunnya jumlah pemilih bisa saja disebabkan oleh proses pengurusan pindah domisili. Sekarang sudah makin mudah pengurusannya tetapi mekanismenya harus sesuai dengan aturan”. Jelas Mantiri.
Dalam kunjungan dihadiri Komisioner KPU Bitung Deslie Sumampouw, Iten Kojongian, Idhli Ramadhiani Fitriah dan Syarifudin Hasan serta dihadiri dari pihak Bawaslu Sammy Rumamby. (Wesly)





