Tondano – Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke O. Roring, M.Si rapat bersama Forkopimda melalui video Conference,Kamis (02/04/2020).
Rapat melalui video conference, di hadiri Sekda Frits Muntu, S.sos, Ketua DPR -D Kabupaten Minahasa Glady Kandouw, SE, Kapolres Minahasa AKBP. Denny I. Situmorang, SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. Slamet Raharjo, S.Sos, M.Si, Kajari Minahasa Rahmat Budiman Taufani, SH, MKN, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Denny Mangala, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Wenny Talumewo, Kepala BPKAD Drs. Hanes D. Wagey, MBA, Kepala Dinas Kesehatan dr. Maya Rambitan, M.kes, Kepala Dinas Kesbangpol Ir. Janny Moniung, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Maya Kainde, SH, MAP, Kepala Bagian Umum Lona Wattie, SSTP, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Grace Maindoka.
Rapat pembahasan evaluasi kebijakan terkait pencegahan penyebaran covid-19, antara lain pengawasan terhadap warga yang baru datang dari luar negeri maupun luar daerah,
“Nantinya akan ada pos jaga disetiap pintu masuk wilayah kabupaten Minahasa dengan melibatkan TNI – Polri serta Sat Pol PP,para Camat, Hukum tua/Lurah diminta memantau dan mengontrol sebaik-baiknya para pendatang maupun orang dalam pemantauan (ODP).” Ujar Bupati ROR.
Di tambahkan Bupati ROR, Dinas Kesehatan dan tim adakan kunjungan serta kontrol pada ODP minimal 3 kali dalam 14 hari masa isolasi sampai pada penetapan status orang tersebut (selesai pemantauan),selain itu pembatasan kegiatan di pasar diharapkan masyarakat tetap menjaga jarak saat berbelanja, akan diadakan pemantauan intensif terkait penimbunan bahan pokok, jika ada temuan pemkab dan pihak TNI-Polri akan menindak tegas.
“Peninjauan tokoh dan cafe untuk menyediakan tempat cuci tangan/hand sanitizer, penyemprotan cairan disinfektan masal di wilayah kabupaten Minahasa,pemerintah kabupaten Minahasa bekerjasama dengan Polres Minahasa untuk mengadakan kontrol, patroli menertibkan tempat yang menjadi titik kumpul masyarakat dimalam hari.”tutur Bupati ROR.
Bupati ROR mengapresiasi aparat keamanan baik TNI maupun Polri yang telah melakukan sweeping terkait jam malam yang diberlakukan sesuai kesepakatan Gubernur se-Sulawesi yakni pukul 18.00-06.00.
“A danya sweeping tersebut sangat bermanfaat untuk menertibkan yang belum taat himbauan untuk tidak keluar rumah kecuali dalam kebutuhan untuk pangan maupun berobat. “Ucap Bupati ROR.
Dikatakan Bupati ROR pergeseran anggaran dalam rangka kebutuhan penanganan covid-19, dalam pembahasannya akan turut disertakan personil yang berkompeten dari Kejaksaan Negeri dan Polres Minahasa untuk pendampingan bersama tim anggaran dan Badan Anggaran DPRD memeriksa dukungan surat-surat/ dokumen dalam rangka pergeseran anggaran ini.
“Rencana penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak covid-19 dan menghadapi situasi pandemi covid-19 ini, pemerintah kabupaten Minahasa menyadari dampak ekonominya terhadap masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah, untuk itu disiapkan bantuan sosial (bansos) kepada mereka yang benar-benar layak dibantu, akan dibentuk tim/satgas penyaluran agar bantuan sosial yang diberikan tepat sasaran.” Ungkap Bupati ROR.
Dan untuk bansos Kata Bupati ROR, saat ini masih terus dikaji baik dari segi kemampuan anggaran pemerintah dan kriteria penerima maupun dasar hukumnya agar dikemudian hari tidak bermasalah dengan aturan.
“Pelaksanaan hari-hari besar keagamaan yakni Jumat Agung, Paskah, bulan puasa dan Idul Fitri akan dibicarakan khusus dengan FKUB Minahasa. mohon para pimpinan agama untuk mensosialisasikan bentuk ibadah dengan menerapkan sosial distancing, dan terus membudayakan hidup bersih dan sehat.
“Minahasa merupakan kabupaten layak anak, untuk itu dibutuhkan perhatian khusus dari dinas terkait (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja) untuk membuat program khusus dengan memberikan bimbingan dan pelatihan berupa kegiatan positif untuk meningkatkan keterampilan anak muda, agar generasi muda dapat terhindar dari perbuatan-perbuatan menyimpang.” tutup Bupati ROR.
Program kegiatan dana desa dilaksanakan secara padat karya dan sesuai anjuran pemerintah tentang social distancing hanya dikerjakan tidak lebih dari 10 orang. (Advetorial)










