Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Forkopimda, dan Bulog dalam upaya mengendalikan inflasi serta memantau harga-harga kebutuhan pokok.
Bertempat di Pasar Kema, Kecamatan Kema Bupati Minahasa Utara Joune Ganda turun langsung dalam operasi pasar tersebut guna memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga. Rabu (11/9/2023).
Tak hanya operasi pasar, Bupati Joune Ganda juga terlibat langsung dalam kegiatan pasar murah digelar.

- Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Dan Wabah Penyakit Menular : Instrumen Hukum Penting Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Darurat Kesehatan
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
“Semoga di era digitalisasi saat ini, masyarakat Minut bisa lebih mudah mengakses kebutuhan harian, lebih dipercepat dengan sistem yang sudah canggih dan bisa menambah kesejahteraan masyarakat”, ungkapnya.
Adapun dalam kegiatan pasar murah tersebut Pemerintah menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak, dan gula pasir dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Para pedagang juga dibantu dengan pemberian barcode untuk mempermudah transaksi dan penagihan petugas pasar.
Bupati Joune Ganda menekankan pentingnya penerapan teknologi dengan memperkenalkan mPOS (mobile point of sale) berbasis android untuk penarikan retribusi, yang akan mempermudah akses masyarakat Minut terhadap kebutuhan harian dan meningkatkan kesejahteraan di era digitalisasi saat ini.
“Disini saya juga tidak lupa untuk menunjukan bagaimana cara menggunakan mPOS (mobile point of sale) berbasis android dalam penarikan retribusi, maka disaat itu juga langsung terlapor di dashboard kantor pusat Perumda Klabat”, kata Bupati JG. (***)








