Renti Mokoginta, SPd, MAP
Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Dinas Pendidikan akan segera menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia.
Hal ini terkait dengan dibatalkanya pelaksanaan ujian Nasional, akibat dampak Corona Virus Disease 19 (Covid-19)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow Renti Mokoginta, SPd, MAP menyatakan akan segera menindaklanjuti Surat Edaran yang diterbitkan Mendikbud, Nadiem Makarim.
Renti menuturkan terkait dengan penangan Covid-19, Dinas Pendidikan Bolmong, telah terlebih dahulu mengambil langkah dengan meliburkan anak sekolah beserta dengan tenaga guru pengajar.
- Berkontribusi Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
- Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
- Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari
“Dengan daring dan modul-modul untuk siswa yang desa terpecil terkait, dengan kelulusan kls 6 SD dan kls 9 SMP tetntu berdasarkan SE kemendikbud,” jelas Kadis Penddikan Bolmong.
Seperti diketahui, Tindak lanjut yang dilakukan Dinas Pendidikan Bolmong, berdasarkan dengan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020, Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease 19 (Covid-19)
Salah satu dalam Surat Edaran Kemendikbud adalah, Sehubungan dengan Ujian Nasional tahun 2020 yang dibatalkan, termasuk Uji Kompetensi Keahlian 2020 Bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Dalam isi Surat Edaran itu juga tertuang, dengan dibatalkannya Ujian Nasional Tahun 2020, maka Keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang pendidikan lebih tinggi. (*/Donald’s)








