Redaksisulut.com,Bolmong-Kejadian banjir bandang dan longsor di Suwawa Kabupaten Bone Bolango telah menelan korban jiwa. Kejadian tersebut terjadi jam 4 subuh, Minggu (07/07/2024) disaat para pekerja tambang tertidur dikem masing-masing dan tiba-tiba air bah meluap dan disertai longsor dilokasi tambang Suwawa.
Saat ini baru sekitar 6 orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Rata rata korban meninggal dunia, ada di titik bor satu termasuk sejumlah pedagang yang ada di Kawasan itu. Sejumlah lubang tambang tradisional yang ada disitu, terinformasi sudah tertutup dengan tanah, dengan kondisi beberapa lubang masih ada orang didalamnya.
Terinformasi juga warga Bolmong ada 4 orang korban dari Dumoga Raya termasuk desa Doloduo ada 2 korban dan sudah ada 1 orang korban warga Doloduo yang ditemukan.
Menurut keluarga korban, yang ditemukan itu adalah nama Bombom domisili Doloduo. Sekarang sedang dievakuasi menuju kampung.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
Untuk sementara yang berhasil dihimpun media ini, korban yang sudah ditemukan dari desa Tulabolo 2 orang,Monano 1 orang,Dumoga raya 4 orang,dan masih ada lagi yang belum ditemukan dan kemungkinan korban dari Bolmong masih bertambah.
Tim Rescue dari SAR Gorontalo saat ini sudah diturunkan ke lokasi longsor guna mencari puluhan warga yang masih tertimbun tersebut. Diperkirakan masih terdapat 26 orang yang belum ditemukan.
Pencarian dilakukan dengan menggunakan Rescue Car Type I dan Tipe 2, serta dibantu dengan peralatan Mounteneering dan alat evakuasi lainnya.
Sampai berita ini tayang tim media masih terus berupaya menghubungi pihak Polres setempat untuk konfirmasi jumlah korban. Pencarian juga dibantu oleh pihak BPBD, Polsek, Tim IEA serta masyarakat dan keluarga korban (Midi)








