Sulut – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menyempatkan waktu meninjau pusat perbelanjaan di Kota Manado untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
Terpantau, Gubernur Olly didampingi Sekdaprov Edwin Silangen dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Ronald Sorongan mengunjungi Manado Town Square (Mantos), Rabu (6/10/2021).
Gubernur mengecek penerapan prokes mulai dari sarana dan prasarana serta petugas yang berjaga.
Ia juga mengunjungi sejumlah toko di dalam mal tersebut sembari menyapa warga yang datang berbelanja.
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
- National Series 2 Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Walikota Manado 2026 Resmi Ditutup
“Penerapan prokes wajib dan harus ketat di pusat perbelanjaan. Begitu juga pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan tersebut,” ujarnya.
Ia menyebut, pemerintah terus memacu pelaksanaan vaksinasi untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat.
“Mari kita sukseskan bersama program vaksinasi ini, supaya dapat berjalan baik agar tercapai herd immunity,” tukasnya.
Pelaksanaan vaksinasi memang menjadi perhatian pemerintah pusat dalam evaluasi status PPKM di setiap daerah.
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan, salah satu indikator penurunan level PPKM di setiap daerah ditentukan oleh cakupan vaksinasi.
“Meneruskan informasi terbaru bahwa level PPKM akan disesuaikan dengan capaian vaksinasi,” ungkap Dandel.
Ia menuturkan pemerintah terus melakukan persiapan proses transisi dari pandemi ke endemi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah dengan terus mengakselerasi laju vaksinasi di seluruh daerah.
“Sulawesi Utara sendiri kini berada pada level 2 PPKM dengan capaian vaksinasi sebanyak 1.566.717 dosis untuk dosis I, II dan III,” terangnya.
Adapun pemerintah Sulut, kata Dandel, menargetkan vaksinasi Covid-19 pada 2.080.685 warga. (*JM)






