MANADO – Wisata alam bawah laut masih menjadi andalan Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Hal ini terlihat dengan besarnya minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang lebih memprioritaskan Taman Laut Bunaken sebagai tujuan wisata.
Pasalnya, keindahan alam bawah laut Bunaken dengan biota laut yang terbilang langka masih menjadi perhatian dunia internasional.
Olehnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus mendukung potensi wisata bawah laut Bunaken dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
- Dari Pengamanan Listrik hingga Bantuan Kemanusiaan TJSL, PLN UP3 Kotamobagu Hadir untuk Korban Banjir Bandang Bolaang Mongondow
- Isu Dana BOS Rp800 Juta Cair Sekaligus di SMK Negeri 6 Manado, Altje Salele Luruskan Pemahaman Biaya PKL
- Widyawati : Ini Komitmen Daerah Dukung Penguatan PAUD Secara Berkelanjutan
Pelaksanaan pelatihan FreeDive untuk Instruktur dan Pecinta Bawah Laut digelar Dispar Manado di Talassa Diving. Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kamis (08/10).
Kepala Dispar Manado Dra Lenda Neivy Pelealu MSi melalui Kepala Bidang Kelembagaan Steven Runtuwene SSos mengatakan pemerintah sangat intens terhadap industri pariwisata di Kota Manado.
Sehingga, untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya mereka yang berhubungan dengan wisata bawah laut perlu dibekali dengan ilmu.
“Kita tahu bersama, Taman Laut Bunaken dengan keindahan panorama bawah lautnya telah menjadi obyek wisata andalan di Kota Manado. Olehnya, kita perlu memperbanyak instruktur selam dan pecinta bawah laut dengan menggelar pelatihan-pelatihan,”tukas Runtuwene.
Dirinya berharap, dengan pelatihan yang dilaksanakan tersebut, akan menciptakan instruktur selam dan pecinta bawah laut yang handal.
“Kita berharap semakin banyak orang yang bisa menikmati keindahan bawah laut Bunaken dengan dibimbing para guide yang profesional,”pungkas Runtuwene.(*)






