Tingkatkan Kompetensi Pelaku Pengadaan, Biro PBJ Sulut Gelar Monev Bersama LKPP

Manado-Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terkait Pelaporan Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah pada Katalog Versi 6.0 melalui Pelaku Pengadaan.

Bertempat di Ruang C.J.Rantung, Rabu (29/10/2025) kegiatan tersebut dilaksanakan. Dihadiri Kepala Biro PBJ Weldie Poli, dan Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum LKPP Fadli Arif.

Dalam pelaksanaan monev kali ini, Biro PBJ Sulut menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan tujuan untuk meningkatkan Kompetensi dari Para Pelaku Pengadaan yakni Pihak-pihak yang terlibat dalam Proses Pengadaan seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK/PPKom).

Pelaku Pengadaan Barang dan Jasa dituntut untuk lebih Profesional, meningkatkan kompetensi, dan mematuhi setiap regulasi, hal ini disampaikan oleh Sekprov Tahlis Galang yang dibacakan Kepala Biro PBJ Weldie Poli.

Baca : Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Yulius Pimpin Rakor Pelaksanaan MBG Bersama BGN

Pemprov Sulut terus berkomitmen mendukung pembaharuan sistem pelatihan berkelanjutan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan agar pelaku pengadaan mampu bekerja optimal, ujar Tahlis.

“Mari jadikan Katalog Versi-6 sebagai instrumen pemersatu yang mempermudah, mempercepat, dan meningkatkan akuntabilitas dalam setiap langkah pengadaan”, imbuhnya lagi.

Mari kita songsong perubahan dengan penuh semangat, disiplin dan integritas, teguhkan komitmen, harmonisasikan langkah dan jalankan aksi Inovasi untuk Sulawesi Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekda Provinsi Sulut, dalam mendukung Visi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, dan Wakil Gubernur DR. Johannes Victor Mailangkay,SH,MH, dalam “Menuju Sulut Maju,Sejahtera dan Berkelanjutan”.  (*J.Mo)

Loading