Manado – Nasib malang dialami Surya Ekajaya Lahamendu (29) warga Kelurahan Bailang Lingkungan II Kecamatan Bunaken. Pasalnya, lelaki yang diketahui seorang wiraswasta ini ditemukan tewas mengapung di pantai, tepatnya sekitar 500 meter dari garis pantai antara hotel Nusantara Dive Center (NDC) dan hotel Thalasa Dive Centre (Barracuda) Kelurahan Molas Lingkungan III Kecamatan Bunaken. Sabtu (2/2) sekitar 10.00 Wita.
Menurut keterangan saksi Lukman Maaruf (22), yang adalah teman korban mengatakan awalnya pada Jumat (1/2) kemarin, saksi bersama korban pergi ke Kelurahan Molas Lingkungan V Kecamatan Bunaken, dengan maksud untuk mengecek perahu miliknya. Saat tiba di lokasi, korban berinisatif untuk mengecek sekalian melimas sendiri perahu tersebut, sementara saksi menunggu di sepeda motor yang parkir sekitar 100 meter.
Karena korban tak kunjung kembali, saksi memutuskan mengecek keberadaan korban dan bertanya ke masyarakat sekitar tempat kejadian. Namun masyarakat sekitar mengatakan kalau korban bersama perahunya terseret arus. Mendengar informasi tersebut, saksi langsung memberitahukan kepada keluarga korban dan pemerintah setempat.
Nah,,, pada Sabtu (2/2) sekitar 10.00 Wita, keluarga korban mendapat informasi dari Karyawan Instruktur Diving Hotel NDC Resort, dimana telah menemukan korban dalam keadaan mengapung di laut antara Hotel NDC dan Hotel Thalasa. Selanjutnya Team Basarnas dan Kapolsek Bunaken beserta anggota menggunakan kapal milik Hotel Thalasa mendatangi lokasi jenazah korban. Kemudian melakukan evakuasi jenazah korban ke Pelabuhan Tumumpa.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kapolsek Bunaken Iptu Muhammad Riza Rahman S.ik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut, “Pihak keluarga korban sudah membuat surat penyataan untuk tidak dilakukan otopsi dan saat ini jenasah korban sudah dibawah ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya. (Dwi)





