Ilustrasi
Manado – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak henti hentinya terjadi di Kota Manado. Kali ini nasib malang dialami karyawan swasta berinisial RT alias Risna (25) warga disalah satu Kecamatan Tikala. Ia dianiaya hingga babak belur oleh IA alias Imran (29) warga disalah satu Kecamatan Singkil. Peristiwa itu terjadi di rumah pelaku, Minggu (7/4) sekitar 21.30 Wita.
Menurut laporan korban saat berada di sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polresta Manado, mengatakan awalnya korban dan suaminya terlibat adu mulut dikarenakan korban hendak mengambil kartu ATM kepada suaminya.
Tiba tiba pelaku yang sudah emosi melempar handphone miliknya kearah korban. Kemudian pelaku langsung menampar pipi kanan dan menanduk kepala korban. Tidak hanya sampai disitu, pelaku yang sudah emosi melayangkan bogem mentah ke wajah korban sebanyak beberapa kali.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Usai menganiaya korban, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban yang sudah babak belur mendatangi Mapolresta Manado untuk membuat laporan kepolisian.
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh membenarkan adanya laporan tersebut, “laporan sudah kami terima dan akan segera ditindak lanjuti,” pungkasnya. (Dwi)






