Tahuna – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME di dampingi Sekretaris Daerah Melancthon H Wolff bersama Kepala Dinas PUPR Sangihe Engelin Sasiang ST MM, menerima kunjungan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN Sulawesi Utara Hendro Satrio Muhammad Kamaludin ST.MT bersama Kasie KPIJ Julianti K Manu, Kasatker PJN Wilayah III Sulut Hari Purwanto, PPK 3.1 Herianto M dan PPK Perencanaan Rahmat,bertempat di ruang pertemuan Rumah Jabatan Bupati, Rabu (23/3/2022).
Pada kesempatan itu Bupati Jabes menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kepala BPJN Sulut dan Kasatker Wilayah III Sulut bersama tim dan memaparkan beberapa keluhan terkait jalan Naaional d ikabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dari kepala BPJN dan Kasatker bersama tim ke Sangihe,sehingga ini merupakan sinergitas antara provinsi dan daerah sebagai tanggung jawab bersama,” Ucap Bupati Jabes.
Bupati Jabes mengungkapkan ada beberapa titik poros jalan nasional yang rawan dan sering terjadi longsor ” Kami sebagai pemerintah Daerah memang agak kewalahan dalam menangani longsor yang terjadi awal bulan desember lalu , juga abrasi yang terjadi dikampung kalasuge” ungkap Bupati Jabes.
- PLN UP3 Manado Gelar Program “PLN Goes to School”, Edukasi Siswa tentang Bahaya Listrik dan Keselamatan Ketenagalistrikan
- Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Sulut, Gubernur Yulius Minta Warga Pesisir Tetap Wasapada
- 11 Pasang Pengantin Ikuti Pernikahan Massal di Pangolombian, Wali Kota Tomohon Serahkan Dokumen Kependudukan
Hal yang sama diutarakan Sekda Melancthon H Wolff kepada Kepala BPJN Dan timnya terkait jalan nasional di kabupaten Sangihe .”Beberapa poros jalan Nasional sering terjadi longsor, setiap tahunnya , mungkin ada solusinya dari BPJN,” Ucap Wolff.
Kepala BPJN Mengatakan , untuk jalan Nasional memang menjadi tanggung jawabnya dan pasti akan ditangani .” Jalan nasional nanti kami tanganai karena memang menjadi tanggung jawab kami , dan kami minta informasi dari pemerintah daerah, yakni UPTD dan PUPR agar memberi tahu ada lubang aspalnya atau jalannya yang rusak berat,” Ujar Hendro. (Yoss)








