Minut-Sebagai upaya menekan angka stunting, Pemerintah Desa Kema III, Kecamatan Kema, menggelar kegiatan Posyandu dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak dan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK),Rabu (21/06/2023).
Bertempat di Balai Desa Kema III, kegiatan posyadu dan pemberian PMT ini dihadiri 165 orang, sedangkan bantuan gizi disalurkan kepada 4 anak stunting dan 8 ibu hamil.
Anak-anak yang mengalami stunting mendapat perhatian khusus dengan diberikan susu Chilmil dan ChilKid, produk unggulan dari Morinaga. Selain itu, tambahan gizi berupa 2 dos susu, 1 baki telur, 1 pak biskuit, dan chicken nugget juga turut diberikan untuk memastikan pertumbuhan mereka yang optimal.

- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
Hal ini disampaikan Pjb Hukum Tua Desa Kema III Ratna Sultraini.
“Tak hanya anak-anak, ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) juga mendapatkan perhatian yang serupa. Mereka mendapatkan susu Prenagen khusus ibu hamil sebanyak 2 dos, 1 baki telur, dan 2 pak biskuit sebagai dukungan gizi dalam masa kehamilan yang kritis ini, bahkan untuk ibu hamil KEK dan anak stunting akan rutin mendapatkan bantuan setiap bulan 2 kali”, ungkapnya
Selain itu, bayi usia 0-59 bulan yang hadir dalam kegiatan Posyandu ini mendapatkan perhatian gizi.
“Tak lupa, semua balita usia 0-59 bulan yang hadir dalam kegiatan Posyandu ini juga turut mendapatkan perhatian gizi. Mereka diberikan susu SGM sebanyak 1 dos, biskuit, dan telur untuk memastikan pertumbuhan yang sehat”, ujar Ratna.
Kegiatan ini menjadi semakin berarti dengan kehadiran Camat Kema, Kepala Puskesmas Kema, Kader Kesehatan Desa Kema III, dan petugas dari Puskesmas Kecamatan Kema. Mereka memberikan dukungan dan bimbingan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat setempat.
Posyandu hari ini bukan hanya sekadar tempat pemberian pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi simbol harapan dan upaya nyata dalam meningkatkan gizi anak-anak stunting dan ibu hamil dengan kondisi KEK. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kema III. (T3)








