Mitra-Bermaksud mencari nafkah buat keluarga, Asel Manopo akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah kejadian penembakan yang diduga dilakukan oleh sekelompok anak muda.
Peristiwa tersebut terjadi berawal dari salah satu teman Alfon Manopo yakni Crisdio Putra sedang mengendarai sepeda motor melewati jalan di Desa Ratatotok Selatan, tiba-tiba sekelompok anak-anak muda langsung menghadangnya dengan senjata tajam jenis badik dan langsung mengarahkan ke bagian punggung belakang dan bagian kaki kiri.
Mendapatkan perlakuan yang hampir merengut nyawanya (Crisdio Putra-read) sontak saja korban mencari perlindungan dengan melaporkan hal tersebut ke Polsek Ratatotok.
Saat peristiwa tersebut diketahui oleh teman-teman korban Crisdio Putra, sontak saja mereka langsung menuju Desa Ratatotok dan mencari pelaku dengan membawa sejumlah senjata tajam. Hal tersebut akhirnya terjadi tawuran antar kelompok (tarpok) anak-anak muda tidak dapat dapat di lerai, karena sebagian membawa senjata jenis Senjata angin.
- Capaian Visi-Misi Pemprov Sulut 2025 Terbukti, Program Strategis YSK-Victory Dirasakan Masyarakat
- Dinas Perkim Sangihe Lakukan Perampungan Data Bencana Gempa, Sekaligus Salurkan Bantuan RTLH dan Bantuan Bencana Sebelumnya
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
Akibat tawuran antar anak-anak muda tersebut, salah satu warga Manado yang bertujuan mencari nafkah mendapat tembakan diduga berasal dari senjata angin dan mengenai bagian perut lelaki Asel Manopo.
Melihat korban terjatuh dan mengeluarkan darah di bagian perut, teman-temannya langsung melarikan ke Rumah Sakit Ratatotok-Buyat guna untuk mendapatkan perawatan medis, tapi pada pukul 05.30 Wita Korban di nyatakan meninggal Dunia (MD) di rumah sakit Ratatotok-Buyat.
Diketahui korban dibawah ke rumah sakit bhayangkara Manado untuk dilakukan visum, dan sampai saat ini pihak berwajib dalam hal ini polres Minahasa Tenggara belum mengeluarkan release terkait kasus tersebut. (RM)








