Sitaro – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Manado kembali menggelar sidang lanjutan yang ke 8 kali bagi dua tersangka kasus Tindak Pidana Korupsi solar cell, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp650. 000 000,- (enam ratus lima puluh juta rupiah) untuk pengadaan lampu penerangan jalan (solar cell) bagi 9 desa di Kabupaten Sitaro.
Kasus yang menyeret tersangka mantan Kadis PMD, NET alias Erens dan pihak ketiga penyedia barang dan jasa (rekanan) AM alias Alex ini sudah masuk pada agenda sidang mendengarkan keterangan terdakwa.
Kedua tersangka di hadirkan secara bersamaan dalam ruang sidang. Sidang terbuka untuk umum dan di hadiri 10 orang.
Dalam ruang sidang kedua tersangka terlihat sangat koperatif dan mengakui kesalahan yang di lakukan mereka berdua dalam pengadaan lampu penerangan jalan (solar cell) bagi 9 desa di Sitaro.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Persidangan ini di pimpin Majelis Hakim, Ketua Muhammad Alfi Sharin Usup SH,MH, Hakim Anggota Gleny Jacobus Lambert De Fretes SH, MH , Hakim Anggota Munsen Bona Pakpahan SH, serta hadir pengacara Jemy Soud SH, dan Nety Lerah SH, sementara panitera, Marlyn SH.
Sidang kembali di lanjutkan pada tanggal 29 Juli 2022 mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan bagi kedua tersangka. (Heri)






