Bitung, Redalsisulut – Salah satu pemerhati Politik Kota Bitung, Santy Gerald Luntungan sebut delapan kursi yang diraih PDI Perjuangan di DPRD Kota Bitung bukan jaminan menangkan Pilkada 2020.
Ia mengatakan bahwa harusnya delapan kursi di DPRD menjadi modal raih dukungan agar bisa melangkah mulus menangkan Pilkada nanti.
“Saat ini pun yang seharusnya menjadi motor penggerak menangkan pasangan Maurits Mantiri – Hengky Honandar masi terkesan diam”. Kata Mantan Ketua DPRD Kota Bitung, Kamis, (18/6/2020).
Ia juga mengatakan bahwa saat ini baru satu dua anggota DPRD yang sudah bergerak namun itupun tidak intens dilakukan padahal tahapan Pilkada sudah mulai bergulir.
- Tiga Pejabat Pemprov Sulut Dilantik, Gubernur Yulius Harapkan Bangun Sinergi Yang Lebih Kuat Antar Instansi
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
“Mungkin delapan anggota DPRD itu punya strategi lain, namun saat ini sudah dibutuhkan gerakan intens dan nyata di lapangan untuk meraih dukungan masyarakat. Katanya.
Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Geraldi Mantiri membantah jika pihaknya belum bergerak menangkan pasangan Maurits Mantiri – Hengky Honandar di Pilkada 2020.
“Kami akui bahwa kami masih belum intens dan bukannya kami mengabaikan upaya mencari dukungan terhadap pasangan MM-HH tetapi mengingat saat ini masih ada beberapa hal yang harus kami awasi seperti dana covid dan penyaluran Bansos”. Kata Geraldi.
Seraya menambahkan bahwa “Tidak semua kegiatan yang berkaitan dengan Pilkada harus kami ekspose. Ada strategi pemenangan yang telah dipersiapkan fraksi dalam rangka pemenangan Maurits-Hengky dan itu sudah jadi komitmen kami bersama. Kami berharap serta seluruh masyarakat berhak mengkritik dan memberi masukan kepada kami ketika kami lalai dalam menjalankan tugas sebagai DPRD”. Tambahnya. (Wesly)






