Tahuna – Proyek yang dikerjakan melalui Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diKabupaten kepulauan Sangihe antara lain,pembangunan Pasar Trikora Baru, Mini Mall ,Rumah Sakit rujukan dan jalan produksi untuk penunjang sektor pertanian terus memperlihatkan progresnya.
Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Melanchton Herry Wolf beberapa waktu lalu pada sejumlah media.
“Kita bersyukur pihak kontraktor sejauh ini konsisten dengan pelaksanaan proyek, dapat kita lihat dilapangan progresnya, ” kata Wolf.
Kepala Dinas Pertanian kabupaten Kepulauan Sangihe Golfried Pella kepada wartawan mengatakan sebanyak 13 proyek jalan produksi di Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ditargetkan tuntas pekerjaannya pada Mei 2022.
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
- Menteri ATR/Kepala BPN RI : Kebijakan Baik Berawal Dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Masyarakat
- Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat
“Kami meminta pihak ketiga yang mengerjakan 13 paket jalan produksi ini ,supaya tuntas sesuai kontrak kerja yakni pada bulan Mei 2022, sehingga manfaat jalan tersebut, cepat dirasakan oleh para petani di 11 kampung dan 2 kelurahan, ” Jelas Pella.
Terkait 13 jalan produksi, salah satunya adalah di Kampung Kendahe Satu Kecamatan Kendahe, Kapitalaung Kampung Kendahe Satu Rebikof Mangensiga mengatakan progres proyek jalan produksi di kampungnya suda selesai tahap satu yakni penggusuran lahan untuk badan jalan.
“Proyek jalan produksi di Kampung Kendahe Satu sudah selesai penggusuran lahan untuk badan jalan ,tinggal menunggu tahap berikutnya yakni pengerasan dan pengaspalan,” Ujar Rebikof melalui telpon seluler. (Yoss)








