Tahuna – Proyek yang dikerjakan melalui Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diKabupaten kepulauan Sangihe antara lain,pembangunan Pasar Trikora Baru, Mini Mall ,Rumah Sakit rujukan dan jalan produksi untuk penunjang sektor pertanian terus memperlihatkan progresnya.
Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Melanchton Herry Wolf beberapa waktu lalu pada sejumlah media.
“Kita bersyukur pihak kontraktor sejauh ini konsisten dengan pelaksanaan proyek, dapat kita lihat dilapangan progresnya, ” kata Wolf.
Kepala Dinas Pertanian kabupaten Kepulauan Sangihe Golfried Pella kepada wartawan mengatakan sebanyak 13 proyek jalan produksi di Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ditargetkan tuntas pekerjaannya pada Mei 2022.
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
- National Series 2 Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Walikota Manado 2026 Resmi Ditutup
“Kami meminta pihak ketiga yang mengerjakan 13 paket jalan produksi ini ,supaya tuntas sesuai kontrak kerja yakni pada bulan Mei 2022, sehingga manfaat jalan tersebut, cepat dirasakan oleh para petani di 11 kampung dan 2 kelurahan, ” Jelas Pella.
Terkait 13 jalan produksi, salah satunya adalah di Kampung Kendahe Satu Kecamatan Kendahe, Kapitalaung Kampung Kendahe Satu Rebikof Mangensiga mengatakan progres proyek jalan produksi di kampungnya suda selesai tahap satu yakni penggusuran lahan untuk badan jalan.
“Proyek jalan produksi di Kampung Kendahe Satu sudah selesai penggusuran lahan untuk badan jalan ,tinggal menunggu tahap berikutnya yakni pengerasan dan pengaspalan,” Ujar Rebikof melalui telpon seluler. (Yoss)








