Pohuwato-Di kabupaten Pohuwato terdapat 19 guru PGP dan dibantu oleh pengajar praktek sebanyak 4 orang, sehingga totalnya 23 orang. Panen hasil belajar ini menampilkan seluruh karya PGP di sekolahnya masing-masing dalam sebuah pameran.
Demikian di katakan Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, mewakili Bupati Saipul A Mbuinga saat menghadiri Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 7 Provinsi Gorontalo yang berlangsung di gedung panua kantor bupati, Sabtu, (8/7/2023).
Dijelaskan Sekda, Pendidikan Guru Penggerak ini merupakan implementasi kebijakan merdeka belajar episode kelima untuk mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan. Dan pada lokakarya 7 panen hasil belajar ini dilaksanakan di 4 kabupaten antaranya Kabupaten Pohuwato.
“Program PGP ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada guru menjadi pemimpin pembelajaran yang dapat menumbuhkembangkan potensi peserta didik dan aktif mengembangkan pendidik lainnya dalam implementasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik untuk mewujudkan wajb belajar pancasila.” Jelas Sekda.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Sementara itu, Kadis Pendidikan, Ikbar AT. Salam menjelaskan, tahapan pelaksanaan program PGP sudah sejak akhir tahun 2022 yang di mulai dari pendaftaran sampai mengikuti seleksi yang begitu ketat.
“Alhamdulillah untuk Kabupaaten Pohuwato angkatan 7 ini 23 orang yang dinyatakan lolos yang hari ini akan diserahkan ke pemerintah daerah. Dari 23 orang ada yang dari guru TK, SD, SMP ditambah dengan praktek pengajar 4 orang.” Pungkas Salam. (*Ain)








