Bonebol-Angin laut berembus lembut di Pantai Modelomo pagi hingga siang tadi. Langit biru bersih seolah memberi restu.
Dari kejauhan, barisan manusia mulai membentang, masing-masing menggenggam sehelai bendera. Perlahan namun pasti, warna merah dan putih menjalar seperti nadi kehidupan di sepanjang garis pantai Desa Modelomo, Kecamatan Kabila Bone.
Di tengah barisan nan teriknya matahari itu, Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolinggohu, berdiri dengan khidmat. Suaranya tegas, namun penuh kehangatan saat ia mengumandangkan pencanangan gerakan pembagian Bendera Merah Putih bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Lintas Organisasi Kemasyarakatan se-Provinsi Gorontalo, di Pantai Modelomo Kecamatan Kabila Bone, Sabtu (2/8/2025).
“Hari ini, kita bersama membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang seribu meter, sebagai simbol semangat kebangsaan, persatuan, dan cinta tanah air kita,”tegasnya.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Seribu meter bukan sekadar angka. Ia menjelma menjadi simbol harapan, menjadi seruan sunyi dari tanah yang ingin terus tumbuh dalam damai dan persatuan. Di balik tiap helai kain merah putih yang dibentangkan, ada tangan-tangan penuh semangat, dari pelajar, aparat desa, hingga relawan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Provinsi Gorontalo.
Tak ada drum band, tak ada gemuruh marching. Tapi suara ombak dan kibaran bendera cukup menjadi irama kemenangan hari itu. Sebuah kemenangan atas semangat nasionalisme yang kadang memudar di tengah hiruk-pikuk zaman.
“Semoga kegiatan ini menjadi pengingat akan jasa para Pahlawan dan memperkuat semangat kita dalam membangun Indonesia yang lebih maju,” lanjut Risman.
Warna merah menyala melambangkan keberanian yang tak gentar, dan putih yang bersih mewakili niat tulus untuk menjaga negeri. Di Pantai Modelomo, dua warna itu bukan sekadar simbol. Ia adalah janji. Ia adalah doa yang digelar bersama pasir dan laut, untuk Indonesia yang tak sekadar merdeka, tetapi juga bersatu dan tumbuh bersama. ***MR







