Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat peduli atas tragedi kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua,sehingga banyak warga kawanua yang tinggal di Wamena masih berada di pengungsian. Dan bantuan dari Pemkab Minahasa bersama Pemerintah Provinsi Sulut telah tiba di Sentani.
Hal itu di katakan Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, kepada wartawan. Jumat (4/10/2019).
“Kadis Sosial dan Kaban PBD bersama tim dari Provinsi. saat ini sudah tiba di Sentani, dan tim pun sudah bisa berkomunikasi dengan saudara dan keluarga di pengungsian.”Ujar Bupati ROR.
Bupati ROR menuturkan sebagai sesama yang senasib sepenanggungan, apa yang diharapkan warga Minahasa di Wamena akan dijawab oleh Pemkab Minahasa bersama Pemprov.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Semoga kita harapkan tidak ada hal – hal yang mengkhawatirkan di sana. Tapi masyarakat Papua dan aparat menjamin keamanan mereka, juga ada keterlibatan dari kerukunan keluarga kawanua,” Ujar Bupati ROR.
Perihal jumlah warga kawanua, menurut ROR, masih akan diinventarisir.
“Sebab ada yang sudah di Jayapura, ada yang masih di Wamena,” Tuturnya. (Ronny Rantung)








