Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat peduli atas tragedi kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua,sehingga banyak warga kawanua yang tinggal di Wamena masih berada di pengungsian. Dan bantuan dari Pemkab Minahasa bersama Pemerintah Provinsi Sulut telah tiba di Sentani.
Hal itu di katakan Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, kepada wartawan. Jumat (4/10/2019).
“Kadis Sosial dan Kaban PBD bersama tim dari Provinsi. saat ini sudah tiba di Sentani, dan tim pun sudah bisa berkomunikasi dengan saudara dan keluarga di pengungsian.”Ujar Bupati ROR.
Bupati ROR menuturkan sebagai sesama yang senasib sepenanggungan, apa yang diharapkan warga Minahasa di Wamena akan dijawab oleh Pemkab Minahasa bersama Pemprov.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
“Semoga kita harapkan tidak ada hal – hal yang mengkhawatirkan di sana. Tapi masyarakat Papua dan aparat menjamin keamanan mereka, juga ada keterlibatan dari kerukunan keluarga kawanua,” Ujar Bupati ROR.
Perihal jumlah warga kawanua, menurut ROR, masih akan diinventarisir.
“Sebab ada yang sudah di Jayapura, ada yang masih di Wamena,” Tuturnya. (Ronny Rantung)








