Minahasa – Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke O. Roring. M.Si, IPU. Asean. Eng. bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, menghimbau warga khusus Kabupaten Minahasa Siaga dan Tingkatkan Kewaspadaan Ancaman Siklon Tropis 94 W.
Informasi menurut prakiraan BMKG kian mendekati wilayah perairan Sulawesi Utara termasuk didalamnya kabupaten Minahasa yang puncaknya pada tanggal 18 April 2021.
”Saya menghimbau untuk berdoa minta perlindungan Tuhan Maha Kuasa agar terhindar cobaan bencana. Bagi yang tinggal kawasan perbukitan, pesisir pantai dan aliran sungai, “‘ujar Bupati ROR.
Bupati ROR berharap agar masyarakat terus memantau informasi peringatan dini cauaca ektrim dan prakiraan cuaca. Lagi, di ingatkan Siklon Tropis 94 W merupakan Siklon yang sangat berbahaya jika benar-benar terjadi dan menimpah daerah kita.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Daya rusak Siklon ini cukup besar dan karena itu diingatkan kembali agar kewaspadaan serta kesiap-siagaan terus ditingkatkan demi mengantisipasi datangnya Siklon ini,” Ujar Bupati ROR, Kamis (15/04/2021).
Ditempat berbeda Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Nofry Lontaan ST, mengatakan cuaca ektrims Siklon Tropis 94 W adalah cuaca yang berpotensi mendatangkan angin kencang, kilat atau petir dan hujan deras.Makanya dihimbau kepada warga terutama di pisisir pantai jangan dulu beraktifitas di perairan.
“Kecepatan angin yang dihasilkan oleh Siklon Tropis 94 W mencapai 37 km/perjam, karena itu dihimbau kepada warga yang tinggal di pesisir pantai agar waspada dan tidak melakukan aktifitas.” Jelasnya.
Lontaan berharap peringatan ini juga berlaku bagi warga yang tinggal di rawan banjir dan tanah longsor agar tetap waspada dan berhati-hati. Demikian juga dengan obyek wisata yang terletak di pesisir pantai diminta agar untuk sementara waktu ditutup oprasionalnya hingga batas waktu yang belum ditentukan.
“Kami akan terus menghimbau kepada warga agar waspada dan siaga sambil menghimbau supaya terus berdoa kepada Tuhan mudah-mudahan dijauhkan dari Siklon Tropis 94 W, “Ucapnya. (Ronny)





