Pohuwato –Program percepatan penanggulangan kemiskinan tentu saja tidak hanya berbicara tentang angka kemiskinan, akan tetapi lebih dari itu kemiskinan sangat terkait erat dengan keberpihakan melalui upaya mencetuskan program ril yang bersentuhan langsung dengan rakyat miskin.
Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa sesaat usai membuka secara resmi rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan tingkat kabupaten pohuwato, di aula Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Pohuwato, Jum’at, (02/12/2022).
Lanjut Wabup Suharsi, rapat koordinasi ini sangat penting dilakukan agar kita bisa mengetahui sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai program yang berpihak pada masyarakat miskin.
“Ya, sangat bagus dan saya mengapresiasi terselenggaranya rapat koordinasi hari ini. Semoga akan melahirkan komitmen bersama dalam percepatan penghapusan kemiskinan di kabupaten pohuwato”, jelasnya.
- Sabu Seberat 228,8 Gram di Sita, Satresbarkoba Polres Morut Ringkus Terduga Pelaku Narkoba di Mamosalato
- Meningkatkan Jejaring Konektivitas, Pemprov Sulut Bersama Pemprov Jatim Gelar Kegiatan Misi Dagang Dan Investasi
- Kerjasama Sejumlah Perusahaan, Jalan Trans Berlubang di Dusun 5 Desa Bunta di Perbaiki
Disisi lain dikatakan Wabup Suharsi bahwa penanggulangan kemiskinan perlu mendapat perhatian dan keseriusan kita bersama (Pemda), terutama melibatkan semua sektor, agar target percepatan penghapusan kemiskinan di tahun 2024 ini bisa tercapai.
Tentunya, dengan kita bekerjasama dan bersinergi dalam memaksimalkan program-program kemiskinan yang pada akhirnya bermuara pada kepentingan rakyat.
Wabup Suharsi pun berharap kedepan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mempunyai program penanggulangan kemiskinan, memiliki data base kemiskinan yang terupdate dan yang paling penting adalah inovasi dan koordinasi lintas sektoral agar program dimaksud tepat sasaran. (*/Has)








