Minut-Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tak mau setengah hati dalam urusan pembangunan. Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat memastikan infrastruktur jalan dibenahi menyeluruh, dari pusat kota hingga pelosok desa.
Langkah tegas ini merupakan jawaban atas komitmen Bupati Joune Ganda untuk mewujudkan visi “Minahasa Utara Hebat” yang tidak sekadar slogan, tapi ditopang kerja nyata di lapangan.
Mengawal visi itu, Kepala Dinas PUPR Minut Jorry Tintingon memastikan pembangunan jalan menjadi prioritas utama tahun 2025.
Dari peningkatan kualitas hingga pemeliharaan rutin, semua dilakukan berdasarkan skala kebutuhan masyarakat.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
“Kami bergerak sesuai arahan pimpinan. Fokus kami jelas: bangun jalan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, bukan proyek seremonial,” ujar Jorry kepada redaksisulut.com. Rabu, (30/7/2025)
Berikut daftar proyek prioritas yang dikebut Dinas PUPR Minut tahun ini:
• Pembangunan Jalan Kota Talawaan dan Rehabilitasi Ruas Kokoleh-Werot
• Pembangunan Jalan Watudambo-Tendeki
• Rehabilitasi Jalan Dalam Kota Airmadidi
• Peningkatan Jalan Kaasar-Karagesan-Kaima
• Pavingstone Desa Paslaten
• Rabat Beton Kalawat dan Desa Tatelu
• Pemeliharaan Jalan Marinsow-Tanjung Pulisan, Kawangkoan-Watutumou, dan lainnya
• Peningkatan Jalan Desa Kolongan (Karya Bhakti TNI)
Proyek-proyek tersebut tak hanya bertujuan membuka akses antarwilayah, tapi juga mendongkrak ekonomi lokal dan mempercepat layanan publik.
Dengan perencanaan matang dan eksekusi yang disiplin, PUPR Minut memastikan setiap kilometer jalan yang dibangun membawa dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Tak ada ruang untuk pekerjaan asal jadi. Kami ingin hasil yang bisa dibanggakan dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Jorry. (T3)







