Puluhan Kepala OPD Gorontalo Sambangi Minahasa Utara, Jajaki Kerja Sama Pertanian, Industri hingga Pariwisata

oleh -0 Dilihat

Minut-Puluhan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Gorontalo mendatangi Kantor Bupati Minahasa Utara dalam sebuah kunjungan kerja yang berfokus pada penjajakan kerja sama strategis antar daerah.

Rombongan yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo, Nawir Tondako, itu disambut oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Robby Parengkuan, bersama jajaran pemerintah daerah setempat.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal bagi kedua daerah untuk membuka ruang kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, perkebunan, industri, hingga pariwisata.

Dalam pertemuan tersebut, Nawir Tondako menjelaskan bahwa agenda kunjungan masih berada pada tahap penjajakan awal untuk mengumpulkan berbagai informasi sebelum dilanjutkan dengan pembahasan teknis di tingkat OPD.

“Karena ini masih tahap penjajakan, kami ingin mendapatkan gambaran secara menyeluruh terlebih dahulu. Setelah itu akan ditindaklanjuti secara sektoral oleh masing-masing OPD,” ujar Nawir.

Ia menilai Kabupaten Minahasa Utara memiliki karakteristik wilayah yang cukup mirip dengan Kabupaten Gorontalo, mulai dari kawasan pegunungan, sektor pertanian, hingga wilayah pesisir.

Kesamaan tersebut dinilai membuka peluang besar untuk membangun sinergi dalam pengembangan potensi ekonomi daerah.

Kabupaten Gorontalo sendiri, kata Nawir, saat ini memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya produksi beras, serta mulai mengembangkan sektor perkebunan sebagai sumber bahan baku industri.

Di sisi lain, Minahasa Utara dinilai memiliki pengalaman dalam pengembangan industri kelapa yang dapat menjadi referensi bagi daerahnya.

“Kami melihat potensi di Minahasa Utara cukup besar, terutama sektor industri kelapa yang sudah berkembang. Ini tentu menarik untuk dipelajari bersama,” katanya.

Selain sektor pertanian dan perkebunan, Nawir juga menyoroti peluang kerja sama di sektor pariwisata. Ia menilai Sulawesi Utara memiliki potensi wisata yang terus berkembang dan telah menarik perhatian dunia.

Ia mencontohkan kawasan Likupang yang kini masuk dalam daftar destinasi super prioritas nasional dan menjadi salah satu magnet wisata internasional.

“Kami berharap sektor pariwisata ini bisa saling terkoneksi. Apalagi Sulawesi Utara sudah memiliki penerbangan langsung dari beberapa negara seperti China dan Korea. Harapannya dampak ekonomi juga bisa dirasakan daerah lain di sekitar, termasuk Gorontalo,” jelasnya.

Menurut Nawir, kerja sama antar daerah saat ini menjadi semakin penting, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.

Ia menilai kolaborasi regional merupakan langkah strategis agar daerah dapat saling melengkapi potensi yang dimiliki.

“Daripada bekerja sama jauh-jauh, lebih baik kita memperkuat kerja sama dengan daerah yang dekat dan memiliki hubungan historis serta budaya yang kuat. Kita ini masih satu kawasan dan bersaudara,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda yang diwakili Asisten II Robby Parengkuan mengatakan pertemuan tersebut juga menjadi ruang berbagi informasi mengenai tata kelola pemerintahan antara kedua daerah.

Menurutnya, sejumlah hal menjadi perhatian rombongan Pemkab Gorontalo, termasuk sistem pengelolaan keuangan daerah yang diterapkan di Minahasa Utara.

“Kunjungan ini terkait penjajakan apa saja yang bisa dikerjasamakan antara Kabupaten Gorontalo dan Minahasa Utara. Kami juga saling bertukar informasi terkait tata kelola pemerintahan, termasuk pengelolaan keuangan daerah,” ujar Robby.

Ia menambahkan, salah satu aspek yang menarik perhatian rombongan adalah capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diraih Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Selain itu, mereka juga ingin mempelajari penerapan sistem pembayaran non-tunai yang telah diterapkan hingga ke tingkat perangkat desa.

“Mereka ingin mengetahui bagaimana penerapan pembayaran non-tunai sampai ke perangkat desa, karena tata kelola keuangan di Minahasa Utara dinilai cukup baik,” jelasnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk membahas kemungkinan penyusunan dokumen kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Ke depan, kedua daerah diharapkan dapat merumuskan bentuk kerja sama konkret yang mampu memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (T3/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.