Kadis Pertanian Minahasa Yeittij F Roring, saat monitoring di lapangan
Tondano – Program Bupati Minahasa Ir Royke O Roring M.Si,dan Wabup Robby Dondokambey SSi,(ROR – RD) di bidang Hortikultura dan Pangan disikapi serius Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Yeittij Fonnie Roring SP, melalui UPT Pertanian Kecamatan dan Penyuluh turun langsung monitoring Petani Penerima bantuan Penanaman Cabai (Rica), di 25 Kecamatan, Jumat (25/10/2019).
Kadis Pertanian Yeittij Roring, SP mengatakan tujuan monitoring bukan hanya di atas kertas tapi turun langsung ke lokasi dan bisa mengetahui mana yang kurang untuk di perbaiki. Dalam pengolahan tanam cabai, apa para petani mengikuti cara tanam sesuai arahan dan petunjuk melalui bimbingan Teknis dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing khusunya rica.
” Tahun ini 2019 peningkatan panen hortikultura dan Pangan kabupaten Minahasa ada peningkatan mulanya pasokan dari luar kini tidak lagi, untuk tahun ini, di 25 kecamatan mulai dari Remboken dengan luas lahan 15 hektar sementara panen, kecamatan Langowan, Sonder, Kaka Barat, Eris, Langowan Barat serta kecamatan lain walau hanya 10 sampai 19 hektar tidak satu lahan hamparan tapi terbagi – bagi, akan panen susulan sekitaran 900 hektar bulan Depan, “Jelas Roring.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Dirinya berharap, petani setiap tahun ada peningkatan baik hortikultira maupun pangan dan nantinya target tahun depan Minahasa menjadi daerah penanam, penghasil menuju pengexport tentunya bertahap.
Petani cabai bila per kilo sudah mencapai 40 sampai 90 ribu per kilo jangan tahan sebab ketika pemerintah akan operasi pasar tentunya menjadi murah.
“Rica Gorontalo dan Makassar ketika kita pake sedikit maupun banyak tetap pedis tapi ada terasa pahit, rica Minahasa ke unggulannya pedis terasa manis dan ini yang di tanam petani kita.”Tutup Roring. (Ronny Rantung)







