Jakarta-Presiden Prabowo Subianto mengoreksi istilah uang lelah untuk prajurit TNI yang menangani bencana. Prabowo mengatakan istilah yang harus digunakan adalah uang semangat, sebab menurutnya, prajurit tak boleh lelah.
Hal ini dikatakan Presiden dalam rapat koordinasi yang dipimpin Prabowo di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1) bersama jajaran kabinet usai meninjau hunian sementara untuk korban bencana.
“Kalau tentara jangan uang lelah ya, karena tentara gak boleh lelah,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan uang tersebut adalah uang semangat. Prabowo menekankan prajurit TNI tak boleh lelah.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
“Uang semangat, tidak mengenal lelah,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan TNI harus berbakti kepada bangsa. Prabowo kemudian meminta Suharyanto melanjutkan pemaparannya.
“Tidak mengenal lelah, berbakti kepada negara dan bangsa. Oke, lanjut,” kata Prabowo.
Sementara itu Kepala BNPB Suharyanto mengatakan perbaikan jembatan dibiayai oleh BNPB. Dia menyebutkan BNPB bekerja lebih dulu baru melaporkan anggaran yang dikeluarkan dalam penanganan bencana.
“Kemudian, untuk kebutuhan jembatan dan sebagainya, jembatan gantung semuanya dibiayai oleh pemerintah lewat BNPB. Memang mekanismenya BNPB itu bekerja dulu, Bapak, setelah diaudit, nanti yang dikeluarkan itu ditagihkan, begitu, Bapak. Kemudian kami audit BPKP, berapa jumlahnya itu baru dimintakan ke Kementerian Keuangan,” pungkasnya. (*/nav)








