Amurang – Ricky Andreas Nelwan (22), warga jaga V Desa Tompasobaru Dua, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan, tewas setelah ditikam oleh lelaki AK alias Ariki (18), warga Desa Kinalawiran, Kecamatan Tompasobaru, pada Selasa dinihari (28/05/2019).
Peristiwa ini terjadi di Desa Tompasobaru Dua jaga IV, depan rumah Keluarga Laoh-Poli.
“Kronologis kejadian berawal saat korban, Ricky Andreas Nelwan, tengah berada di rumah duka yaitu di rumah Keluarga Laoh-Poli. Tiba-tiba datang pelaku lelaki AK alias Ariki, mencabut sebilah pisau dipinggangnya lalu menikam korban,” terang Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Korban ditikam sebanyak dua kali yaitu di bagian dada sebelah kanan dan pergelangan tangan sebelah kanan. Teman-teman korban kemudian mengejar pelaku dan mengeroyoknya namun dilerai oleh masyarakat di dalam bangsal duka.
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Gubernur Yulius : Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Kerja Nyata
- Walikota Hengky Honandar Bertindak Irup Peringatan HUT RI di Kota Bitung, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi, Formasi 81 Jadi Perhatian
- Ketua POLA Bitung Sebut HUT RI Adalah Momentum Mengingat Jasa Para Pahlawan
Korban dan pelaku langsung dilarikan ke RS Cantia Tompasobaru untuk mendapatkan perawatan medis. Adapun korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
“Untuk tersangka langsung kami evakuasi dari RS Cantia Tompasobaru ke RS Kalooran Amurang kemudian digeser ke Polres Minsel. Langkah evakuasi ini kami lakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi,” ungkap Kapolres.
Kapolres Minsel mengimbau warga Desa Tompasobaru untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini pada pihak kepolisian. (*/Kiki Liando)






