Tahuna-Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan menerima kunjungan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di ruang VIP rumah jabatan Bupati, Rabu (6/12/23).
BP2MI saat berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Sangihe mengutus Direktorat Penempatan Perlindungan Kawasan Asia Afrika, Hafidz, Inspektorat, Ajeng dan Koordinator Perlindungan Pemberdayaan BP2MI Sulut, Max Lolong serta Kawan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sangihe, Melky Polohindang, Ramlan Naki dan Fasiria Soleman.
Maksud dan tujuan BP2MI adalah membicarakan tindaklanjut dari MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemkab Sangihe dan BP2MI yang telah diterbitkan tahun 2021 lalu.
“Berharap Pemkab Sangihe melalui Pj Bupati bisa secara bersama – sama menindaklanjuti apa yang telah tertuang dalam MoU agar program – program yang telah ditetapkan bisa segera direalisasikan” Ungkap Max Lolong.
- Wabub Tendris Bulahari Hadiri Perayaan HUT Ke – 168 Jemaat Gmist Sion Sawang Jauh Kecamatan Tabukan Utara
- TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Kotamobagu, Harga Cabe Rawit di Jual Rp.57 Ribu Per Kilogram
- Pemerintahan AARS Lagi-lagi Tuai Prestasi Nasional, Manado Juara II Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah
Pj Bupati saat menyambut kedatangan BP2MI bersama Relawan Kawan PMI, memberikan respon terhadap poin – poin yg tertuang dalam MoU sekaligus memberikan ruang untuk revisi MoU jika ada hal – hal yang perlu direvisi terkait situasi dan perkembangan terkini.
“Pada intinya pemerintah daerah merespon program BP2MI yang meliputi pendidikan dan pelatihan calon pekerja Migran, penempatan, perlindungan dan pemulangan. Pemda siap memfasilitasi sesuai kemampuan daerah” Jelas Tamuntuan. (Yoss)







