Tahuna-Jadi Inspektur, Penjabat Bupati (PJ) Albert Huppy Wounde SH, MH pimpin langsung upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang digelar Pemerintah kabupaten Sangiihe di lapangan Santiago rumah jabatan, Senin (3/6/24) dihadiri oleh Asisten , kepala organisasi perangkat daerah, unit kerja, camat, serta seluruh pejabat administrator, pengawas, dan fungsional ASN juga P3K bersama THL.
Sebelum membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Penjabat Bupati Sangihe mengajak seluruh peserta upacara untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, oleh karena hanya perkenaan Tuhan, umat manusia masih diberikan kekuatan dan kesempatan untuk beraktifitas dan menghadiri upacara.
“Pancasila sebagai jiwa pemersatu bangsa, Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri, dan berdaulat,” ungkap Wounde.
Perayaan kali ini mengangkat tema Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045. “Diharapkan dapat menggugah kesadaran nasional bahwa keberadaan Pancasila adalah anugerah Tuhan yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia yang terkandung didalamnya nilai-nilai luhur yang mencerminkan inklusivitas, toleransi, dan gotong royong, sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara” Ujar Wonde
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
PJ Bupati mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, serta menjadikannya sebagai ideologi yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi saat ini, Pancasila harus menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.
Diakhir sambutannya Wounde mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya kaum milenial dan generasi Z, untuk mengutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi “Mari kita bersama-sama bergotong-royong merawat anugerah Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia” ajak Wounde
“Selamat Hari Lahir Pancasila. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia” Ucap Wounde. (Yoss)








