Stabilkan Harga, Pemkab Sangihe dan Forkopimda Sidak Gudang Bulog Serta Resmikan Kios Pangan Awu Di Pasar Tradisional Towo’e

oleh -765 Dilihat

Tahuna-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok masyarakat. Sinergi ini diwujudkan melalui operasi pasar dan lakukan sidak ke Gudang Bulog (Dolog) Kancab Tahuna dan Pasar Towo’e. Selain memantau pasokan, rombongan juga menyerahkan bantuan sosial bagi para pedagang tradisional serta meresmikan Kios Pangan Awu di area pasar,senin (27/07/2026).

Operasi pasar  yang dipimpin langsung oleh Bupati Michael Thungari  ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditas penting di pasar lokal. sekaligus lakukan  pengecekan di Gudang Bulog, guna memastikan persediaan beras dan kebutuhan dasar lainnya dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan warga dalam beberapa bulan ke depan.

Setelah meninjau gudang logistik, rombongan langsung bertolak menuju Pasar Towo’e untuk berinteraksi langsung dengan penjual tradisional. Sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pelaku ekonomi kecil. Pada kesempatan itu Pemkab, Forkopimda dan DPRD  menyerahkan paket bantuan stimulan kepada para pedagang tradisional.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini ditandai dengan peresmian Kios Pangan Awu yang berlokasi strategis di dalam pasar. Kios hasil kolaborasi Pemkab Sangihe dan Bulog Cabang Sangihe ini dirancang khusus untuk menjadi pusat distribusi pangan murah berkualitas antara lain beras, gula dan minyak kelapa.

Dalam sambutanya Bupati Michael Thungari mengatakan operasi pasar ini merupakan wujud sinergi nyata pemerintah kabupaten kepulaian Sangihe melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Perum Bulog Cabang Tahuna dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan.panhan pokok dengan harga terjangkau.

“Ketahanan pangan bukan sekedar tersedianya bahan pangan tetapi memberikan rasa aman kepada masyarakat, dimana kebutuhan mereka dapat dipenuhi kapan pun ketika diperlukan. Ketika harga pangan stabil daya beli masyarakat terjaga dan roda perokoniam bergerak sehat sehinggah kesetahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,”jelas Thungari.

Thungari menyebutkan dimana Sangihe yang terdiri dari kepulauan sehinggah memiliki kesulitan tersendiri dalam menjaga ketersediaan pangan apalagi menjaga pasokanya serta  kestabilan harganya, dimana distribusi antar pulau memiliki tantangan yang tidak ringan karena bergantung dari pada cuaca yang membuat pasokan terganggu.

“Dalam upaya menjaga kestabilan pangan saat ini bukan hanya upaya pengendalian inflasi, tetapi menjadi bagian penting dari ipaya kemanusiaan dalam memastikan pasokan tetap tersedia dan dapat menjangkau selutuh kebutuhan masyarakat, terutama saudara kita  yang terdampak bencana secara cepat, tepat dan berkelanjutan,” ujar Thungari

Bupati Thungari juga memberikan apresiasi kepada perum Bulog, TPID, TNI, POLRI dan pelaku usaha dan semua pihak yang telah bergandengan tangam dalam memastikan distribusi pangan dapat tetap terus berjalan dengan terpenuhinya ditenga kondisi yang tak mudah saat ini.

Thungari menegaskan dimana kehadiran  kios Pangan Awu yang diresmikan hari ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan  pasokan pangan di pasar Towo sebagai pasar paling ramai dikunjungi di kabupaten kepialuan Sangihe, sekaligus menitipkan pesan kepada perum Bulog sebagai pengelolah Kios agar tidak menjadi saingan bagi pedagang lain namun tetap menjaga pasokan  tetap terus tersedia.

Kepada perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bupati berharap  untuk terus bersinergi dan memperkuat hubungan yang telah dibangun serta lakuakan pemantaun secara rutin. “Pastikan distribusi berjalan lancar, identifikasi potensi gangguan serta siapkan langkah antisipatif terlebih dalam kondisi pasca bencana yang membutihkan respon cepat dan terukur,”pungkasnya (Yoss)

No More Posts Available.

No more pages to load.