Ketua Umum PPP Romahurmuziy
Jakarta – Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI), Jerry Massie menyebutkan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy akan berpengaruh pada elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.
“Saya lihat ini ada pengaruh (elektabilitas) nya tapi tidak terlalu signifikan. Tapi bisa saja ini akan digoreng dan perlu juga kewaspadaan dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf,” kata Jerry, kepada Redaksi Sulut.com, Jumat (15/03) di Jakarta.
Ia menilai operasi tangkap tangan KPK terhadap Romahurmiziy (Romi) merupakan tamparan keras buat PPP dan juga tim TKN Jokowi soalnya PPP pendukung Jokowi.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Menurut dia, serahkan saja sepenuhnya kasus itu kepada KPK dan biarkan saja mengalir sesuai kaidah dan norma hukum yang ada.
“Jadi, harus objektif. Semua diserahkan pada proses hukum. Jangan ada intervensi dan intimidasi terhadap kasus ini,” ujar Jerry.
Sebelumnya, Direktur Konten Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Fiki Satari mengatakan operasi tangkap tangan KPK terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) adalah murni kasus pribadi dan tidak berkaitan dengan pilpres.
“Ini murni kasus pribadi tidak berkaitan dengan pilpres,” kata Fiki dalam konferensi pers di Media Center TKN, Cemara, Jakarta, Jumat.
Fiki menekankan OTT terhadap Romahurmuziy menunjukkan pemerintah tidak mengintervensi proses hukum yang sedang berlangsung bagi siapapun warga negara tanpa terkecuali.
“Kami ingin mendorong proses ini supaya berjalan dengan baik dan transparan. Kami mendoakan pak Romi beserta keluarga dapat menjalani proses dengan kuat, dan semoga proses dapat berjalan dengan seadil-adilnya dan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujar dia.
KPK mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua Umum Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi.
“Betul ada giat KPK di Jawa Timur, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat. (*)
Sumber Pengamat IPI, Jerry Massie





