Sulut – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey langsung turun tangan menangani kejadian dugaan perusakan mushola di Perumahan Agape Griya, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara yang terjadi Rabu (29/1/2020).
Terbukti, hanya sehari setelah kejadian, Kamis (30/1/2020) tim dari Pemprov Sulut yang terdiri dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Jemmy Kumendong, Karo Perekonomian Hanny Wajong dan Karo Pembangunan Abdullah Mokoginta langsung mengadakan rapat terbatas di Minut untuk membahasnya.
Dalam rapat nampak hadir jajaran Forkopimda Minut, Bupati Minut, Kapolres Minut, Dandim, Ketua DPRD, Pimpinan FKUB, Ketua MUI, perwakilan Jemaah setempat dan tokoh masyarakat Tumaluntung.
Sejumlah solusi dan kesepakatan dihasilkan pada pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini, diantaranya :
- Wali Kota Caroll Senduk Promosikan Potensi Investasi dan Pariwisata Tomohon di FLEI 2026
- Polemik Tanah Sisa, Komisi III DPRD Sulut Panggil Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Jalan Tol Manado-Bitung
- Kawal Kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo, PLN UID Suluttenggo Berhasil Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan
-Pemkab Minut akan memfasilitasi penerbitan izin rumah ibadah tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, jika terdapat hambatan, akan segera diteliti dan disolusikan hambatan tersebut.
-Sambil menunggu proses perijinan, jemaah melaksanakan sholat di rumah.
-Pihak Polres Minut telah menangkap dan akan memproses pelaku perusakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
-Pihak Polres Minut akan memfasilitasi perbaikan mushola.
Sementara itu, tokoh masyarakat Tumaluntung, Piet Luntungan mengusulkan agar pemerintah memfasilitasi pertemuan sebagai ajang silaturahmi antar jemaah dan masyarakat Tumaluntung. Menurut Luntungan, pertemuan ini nantinya diharapkan dapat menghilangkan kesan eksklusifitas jemaah yang jarang berbaur dengan masyarakat. (*/JM)








