Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Foto Ist.)
Boalemo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyerahkan hewan qurban bantuan Presiden Joko Widodo kepada panitia hewan kurban khusus untuk Kabupaten Boalemo.
Bantuan sapi dengan bobot 1.014 kilogram tersebut, diserahkan gubernur didampingi Ketua TP. PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah dan Plt. Bupati Boalemo Anas Jusuf, kepada panitia kurban Masjid Baiturrahman Tilamuta, Senin (19/7/2021).
Gubernur Rusli menyampaikan, bantuan serupa dari Presiden Joko Widodo juga pernah diberikan pada pelaksanaan Idul adha tahun – tahun sebelumnya. Tahun lalu diserahkan di Kabupaten Bone Bolango.
“Sapi ini tiap tahun diberikan oleh Pak Presiden melalui Gubernur, tahun lalu di Bone Bolango, dan tahun ini karena Pak Anas dan Pak Lahmudin menyampaikan ke saya, saya langsung iyakan. Inilah pentingnya Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota sampai Desa harus bersatu,” kata Gubernur.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
Lebih lanjut orang nomor satu di Gorontalo ini menekankan, dalam pelaksanaan Hari Raya Idul adha besok hari, pemerintah dan masyarakat wajib memperhatikan protokol kesehatan, guna untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.
“Wakil Presiden tadi sudah menyatakan, telah melaksanakan rapat dengan Ormas Agama dan MUI sepakat tidak boleh lagi salat di Masjid dan lapangan bagi zona merah. Tetapi tadi Pak bupati menyampaikan ke saya bahwa sudah siap, jadi bisa salat di masjid dan lapangan tetapi harus diperketat penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.
Terkait penyembelihan hewan kurban, Rusli menekankan sesuai prokes, yang dapat daging kurban tidak harus datang ke masjid lagi, tetapi menunggu di rumah masing-masing.
“Saya saja besok sholatnya di vila pribadi bersama keluarga, besok ada pemotongan hewan kurban juga khusus warga di sekitaran vila, tapi saya bilang panitianya patuh prokes, jangan berkerumun di lokasi, dagingnya tolong di antar di rumah – rumah warga,” tandasnya. (***)








